Berempat.com

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, demikian sedikit gambaran korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. Bukan hanya mereka kehilangan harta benda dan keluarga, mereka pun kehilangan pekerjaan dan tak semua mudah mendapat bantuan.

Nasib nahas korban gempa dan tsunami Palu sepekan lalu disampaikan pemilik akun facebook Rini Manoarfa yang menuliskan kepedihannya atas korban gempa Palu.

“jujur saya marah dan sakit hati, Papaku dari gempa sampai sekarang belum dapat bantuan. Giliran dapat bantuan dimintakan KTP dan KK. Papa saya menangis,” tulisnya.

“Biarlah papaku menahan lapar daripada harus mencari KK dam KTP yang telah tertelan bumi,” sambungnya.

Peristiwa korban memgulas antre bantuan pun disorot koran Tribun Timur dengan headline: Mau Minum, Pengungsi Fuminta KK dan KTP.

Berempat.com