Berempat.com

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah jumlahnya menjadi 1.948 orang.

“Korban terbanyak di Palu mencapai 1.539 orang, Donggala 171 orang, Sigi 222 orang, Parigi Moutang 15 orang,” ujarnya.

Sutopo menegaskan, korban terbanyak di Kota Palu akibat banyak penduduk yang meninggal disebabkan tsunami setelah guncangan gempa 7,4 magnitudo, Jumat (28/9) petang.

Sutopo menjelaskan korban jiwa sebagian besar dimakamkan secara massal di TPU Poboya dan TPU Pantoloan, Palu. “TPU Poboya 810 jenazah, TPU Pantoloan 35 jenazah,” jelasnya.

Sementara, jenazah lainnya dimakamkan sendiri oleh keluarga korban. “Pemakaman keluarga 1.059 jenazah, Donggala 35 jenazah dan Pasang Kayu (Sulbar) 1 jenazah,” imbuhnya.

Saat ini, total korban luka sebanyak 10.679 orang dan korban hilang sebanyak 835 orang. Sementara pengungsi telah mencapai 74.444 jiwa yang tersebar di 147 titik.

Pengungsi di Palu, Sulawesi TengahPengungsi di tenda pengungsian di Lapangan Vatulemo, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10).

Berempat.com