Berempat.com

Duka menyelimuti tim penyelamat korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Penyelam senior Syachrul Anto meninggal saat mencari korban setelah pingsan sebelumnya.

Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi mengaku sangat berdukacita.

“Saya sebagai Kepala Basarnas turut berduka juga yang sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan dari tim relawan kita demi tugas bangsa dan negara. Saya terus terang memberi apresiasi yang tinggi kepada personel Indonesia Diver tersebut,”ujarnya.

Menurut Syaugi, Syachrul adalah sosok penyelam yang kerap terlibat bersama Basarnas dalam operasi SAR. Syaugi mengaku cukup baik mengenal Syachrul.

“Almarhum adalah personel yang kualitasnya tinggi, militan, senior. Jam selam cukup tinggi,” ujarnya.

Syaugi mengatakan, Syachrul kemarin menyelam ke dasar laut bersama rekannya untuk mencari keberadaan korban dan puing-puing Lion Air PK-LQP. Namun, saat menyelam, Syachrul pingsan.

“Kalau Tuhan menghendaki lain, tidak ada satu pun kita yang mampu mencegahnya. Mereka kemarin sore dengan dua penyelam, dengan bodinya turun ke dasar untuk melihat barang-barang ataupun korban yang masih ada. Setelah itu, satu pihak sedang mencari sesuatu, tiba-tiba menengok yang satunya (Syachrul) tidak ada. Cari-cari tidak ada, naik ke atas. Ternyata sudah di atas, agak jauh dan ditemukan oleh tim SAR. Pingsan,” ujarnya.

“Kita punya dokter, kita tangani dengan dokter. Setelah ia sadar, kita masukkan di chamber untuk dekompresi. Kita punya peralatan itu semua. Setelah itu ternyata Tuhan menghendaki lain. Kita segera bawa tadi malam itu secepat-cepatnya ke Jakarta kemudian ke RS Koja,” sambung Syaugi.

Syaugi mengatakan jenazah Syachrul sudah diserahkan kepada keluarga di Surabaya. Syachrul hari ini dimakamkan. Isak tangis keluarga dan rekan-rekan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir.

“Saya sebagai Kabasarnas dan tim terpadu ini menyampaikan berdukacita yang dalam atas gugurnya pahlawan kemanusiaan tersebut. Saya sangat mengapresiasi relawan-relawan ini. Tanpa diminta, mereka semangat melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan,” ucapnya.

Berempat.com