Berempat.com

[signinlocker id=9774]Cara terbaik untuk mendapatan kepuasan maksimal ketika bercinta adalah dengan melakukan eksplorasi dan melakukan hal-hal yang spontan. Namun dalam melakukan eksplorasi, ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh disentuh ketika bercinta.

Ketika Anda menyentuh daerah tersebut, maka wanita justru menjadi malas untuk menjalani bercinta. hal ini dikarenakan mereka akan merasa tidak nyaman atau bahkan kesakitan ketika Anda menyentuh daerah tersebut.

Berikut ini adalah beberapa bagian tubuh wanita yang tidak boleh disentuh ketika bercinta.

1. Kepala Klitoris

Klitoris adalah salah satu bagian tubuh wanita yang bisa membuatnya begitu terangsang serta membantunya untuk mendapatkan orgasme. Namun bagian kepala klitoris yang bisa Anda lihat dari luar vagina begitu sensitif. Jadi ketika Anda memberikan stimulasi atau menyentuh daerah ini, maka istri yang tadinya sudah terstimulasi akan kesakitan dan kehilangan gairah bercintanya. Rasa sakit yang dirasakan oleh mereka adalah saat Anda merasa ngilu karena es batu.

2. Serviks
Saat penetrasi berlangsung dan penis mencapai area serviks, hal ini membuat rasa tidak nyaman. Serviks adalah kanal sempit yang menghubungkan vagina dengan uterus, dan hal tersebut merupakan tempat bayi tumbuh. Sebaiknya ganti dengan posisi yang lebih nyaman dan gerakan yang lebih lembut.

3. Puting
Puting merupakan area sensitif, namun tidak bagi wanita yang sedang menyusui atau menstruasi. Rasa sakitnya tidak tertahankan saat mendapat reaksi fisik seperti cubitan saat menstruasi. Dan bila sedang menyusui, risiko air susu keluar juga semakin tinggi.

4. Rambut
Ada kalanya wanita menghabiskan berjam-jam membentuk gaya rambut agar terlihat sensual di mata pasangannya. Jadi ketika Anda menarik rambut atau mengacak-acaknya saat bercinta, ia akan merasa jengah dan tidak percaya diri.

5. Pantat

Seperti halnya wanita tidak terlalu suka melakukan oral seks, mereka juga tidak suka melakukan anal seks. Bagi mereka, hal tersebut menyakitkan. Selain itu, anal seks juga berpotensi menyebabkan luka, serta beberapa penyakit berbahaya. Adapun beberapa penyakit yang bisa disebabkan oleh anal seks adalah hepatitis B, hepatitis C, HIV, HPV dan herpez simplex. Sedangkan penyakit kelamin yang bisa disebabkan oleh hubungan seks melalui anus ini adalah siphilis, gonorea, shigelosis dan khlamidia.

6. Kaki

Meskipun sering disarankan untuk memberi pijatan pada kaki ketika bercinta, namun ada beberapa wanita yang merasa tidak nyaman jika kakinya disentuh saat bercinta. Selain itu, banyak wanita yang juga merasa lebih nyaman dan lebih mudah mendapatkan orgasme jika mereka menggunakan kaos kaki ketika bercinta. Alasan mereka menggunakan kaos kaki adalah udara dingin membuat mereka tidak nyaman ketika bercinta.[/signinlocker]

Berempat.com