Foto: jatimtimes.com
Berempat.com

Pasca diberlakukannya tilang elektronik sejak 1 November lalu, kini Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali berencana menambah 81 unit kamera pengawas berteknologi tinggi untuk menunjang penindakan bukti pelanggaran (tilang) terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Kamera tersebut akan tersebar pada 25 persimpangan di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf di Jakarta, Senin (26/11).

Saat ini, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memasang empat kamera pengawas di persimpangan Sarinah dan Patung Kuda Jakarta Pusat. Petugas kepolisian telah memberlakukan penindakan tilang elektronik terhadap kendaraan yang melanggar di perempatan Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman sejak 1 November 2018.

Yusuf mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan penambahan 50 unit CCTV kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sehingga akan terdapat 131 unit CCTV untuk dipasang di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta.

Sebelumnya, polisi telah melakukan uji coba dan sosialisasi tilang elektronik mulai 1-31 Oktober 2018. Uji coba tilang elektronik tersebut mengandalkan kamera pemantau berteknologi canggih yang mampu menangkap layar (capture) nomor polisi kendaraan secara jelas dan memiliki resolusi tinggi.

Polisi telah menerapkan sistem electronic traffic law enforcement (ETLE) atau yang disebut tilang elektronik (e-tilang). Selama 24 hari berlangsung, ada sebanyak 3.624 kendaraan yang terpantau melanggar lalu lintas.

Ribuan kendaraan yang melanggar di kawasan Jalan Sudirman dan MH Thamrin tersebut langsung diverifikasi oleh petugas big office Polda Metro Jaya untuk memastikan validitas pelanggaran.

Selanjutnya, petugas mengirim surat konfirmasi yang disertai foto pelanggaran ke alamat pemilik kendaraan melalui PT Pos Indonesia atau e-mail dan nomor ponsel, maksimal tiga hari setelah peristiwa pelanggaran.

Setelah mendapat surat konfirmasi, pemilik kendaraan memiliki waktu selama lima hari untuk mengonfirmasi penerimaan ke situs https://etle-pmj.info atau aplikasi ETLE-PMJ yang dapat diunduh di Android atau melalui PT Pos Indonesia.

Rencananya, Polda Metro Jaya akan menyebar kamera pengawas yakni:
1. Simpang traffic light Kota (tiga kamera)
2. Simpang traffic light Olimo (dua kamera)
3. Simpang trafic light Ketapang atau Gajah Mada (dua kamera)
4. Simpang traffic light Harmoni (empat kamera)
5. Simpang trafic light Istana Negara (satu kamera)
6. Simpang Bundaran Patung Kuda (dua kamera)
7. Simpang trafic light Kebon Sirih (empat kamera)
8. Simpang trafic light Sarinah (empat kamera)
9. Simpang trafic light Bundaran HI (empat kamera)
10. Simpang Bundaran Senayan (tiga kamera)
11. Simpang trafic light Al Azhar (tiga kamera)
12. Simpang trafic light CSW (empat kamera)
13. Simpang trafic light Monalisa (tiga kamera)
14. Jalan Gatot Subroto Simpang Pancoran (empat kamera)
15. Jalan Gatot Subroto Simpang Kuningan (empat kamera)
16. Jalan Gatot Subroto Simpang Slipi (empat kamera)
17. Jalan S Parman Simpang Tomang (empat kamera)
18. Jalan S Parman Simpang Grogol (empat kamera)
19. Simpang Asia Afrika (tiga kamera)
20. Simpang trafic light Halim Baru (empat kamera)
21. Simpang trafic light Halim Lama (tiga kamera)
22. Simpang trafic light Rawamangun (dua kamera)
23.Simpang trafic light Pramuka (empat kamera)
24. Simpang trafic light Rawasari (dua kamera)
25. Simpang trafic light Cempaka Putih (empat kamera).

Berempat.com