Berempat.com

Berkabar.id – Masa pubertas merupakan masa yang umum terjadi pada manusia. Masa pubertas umumnya terjadi di usia 10 tahun dan selesai pada usia 16-17 tahun. Masa ini dicirikan dengan perubahan fisik dan psikis yang cukup signifikan, ciri lainnya alat seksual pada manusia juga menalami pematangan.

Namun saat ini para oprang tua dikhawarikan dimana masa pubertas terjadi lebih awal dari yang seharusnya. Bahkan ada anak-anak yang mengalami pubertas di usia 5 tahun.
Tentu kondisi ini tidak bagus, karena di usia tersebut bukan usia dimana manusia harus mengalami masa pematangan secara siginifikan. Nah berikut ini ada penyebab pubertas dini yang sebaiknya diketahui seperti dikutip Berkabar.id dari goldokter.

1 Obesitas
Kelebihan lemak atau jaringan adiposa dalam tubuh mengubah estrogen, insulin dan leptin. ini merupakan hal yang bisa meningkatkan risiko pubertas dini. Cara terbaik untuk menghindari obesitas adalah untuk mendorong anak-anak meningkatkan kegiatan di luar ruangan dan memngontrol asupan makanannya.

2 Bahan kimia
Bahan kimia yang ditemukan dalam wadah plastik, pembungkus makanan, tambalan gigi, botol air dan wadah makanan lainnya dapat larut ke dalam makanan dan menyebabkan malapetaka di dalam tubuh. Bahkan, banyak studi menunjukkan bahwa paparan BPA adalah salah satu penyebab utama pubertas dini pada anak perempuan.

3 Makan makanan yang tidak sehat
Junk food adalah salah satu penyebab utama obesitas. kandungan lemak hewani yang lebih tinggi meningkatkan faktor pertumbuhan seperti insulin, yang mengarah ke pubertas dini.
Di sisi lain, menyerap protein yang berasal dari makanan vegetarian membantu menunda masa pubertas dan juga melindungi kesehatan anak-anak.

Ini tidak berarti Anda harus melarang anak makan daging atau makanan junk food. Namun, kebutuhan untuk meminimalkan daging olahan, daging merah, dan makanan cepat saji perlu ditingkatkan agar pubertas dini bisa dicegah.

4 Perubahan Hormon
Media sosial juga bertanggung jawab untuk terjadinya pubertas dini pada anak-anak.
Terlalu dini melihat konten kekerasan, paparan konten dewasa, yang semuanya bisa mempengaruhi otak, terutama bagian kelenjar pituitari.
Kelenjar ini jika dirangsang secara dini akan menyebabkan testis atau ovarium memproduksi testosteron dan estrogen lebih cepat dan akhirnya menyebabkan pubertas dini pada anak-anak.

5 Malnutrisi
Anak yan menalami malnutrisi juga dapat menyebabkan pubertas dini. Anak-anak dengan kekurangan gizi memiliki risiko mengganggu siklus endokrin yang mengatur masa pubertas.

Berempat.com