Seorang anak dihukum mengemis (World of Buzz)
Berempat.com

Berkabar.ID – Zaman sekarang ini, banyak anak-anak di bawah umur yang pandai memainkan smartphone. Apalagi di dalamnya terdapat berbagai permainan. Baik permainan yang dapat diunduh gratis ataupun permainan berbayar. Permainan di smartphone ini pun ada yang berbasis online.

Ketika seseorang memainkan gim online, sebenarnya permainan tersebut memberikan banyak sekali manfaat bagi penggunanya. Namun sayangnya, saat ini banyak orang yang telah menjadi pecandu berat permainan tersebut hingga menyalahgunakannya.

Khususnya pada anak-anak dan remaja, gim online yang dimainkan secara berlebihan dampaknya justru dapat sangat merugikan. Perlu sebuah ketegasan dari orangtua dalam mengontrol kegemaran anak-anak mereka dalam memainkan permainan tersebut.

Berbagai dampak negatif pun melibatkan anak-anak yang kecanduan gim online ini. Di antaranya lupa waktu, pengaruh prestasi, gangguan mental, bahkan bisa juga pemborosan.

Seperti dilansir dari World of Buzz (WOB) pada Senin (22/1), seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di Guizhou, China, harus menanggung akibat kecanduan gim online. Dia mendapatkan hukuman dari orangtuanya dengan harus mengemis di jalanan. Ayahnya yang menghukumnya demikian.

Tak ayal, kehadirannya di jalanan pun menarik perhatian orang-orang yang melintas sehingga menyebabkan kemunculan kerumunan kecil. Bahkan tak sedikit orang yang mengira dia anak hilang. Sang Ayah yang tidak mau disebut namanya ini marah karena anaknya telah menghabiskan uang untuk gim online yang setara dengan gajinya satu bulan.

Jumlah Uang yang Dihabiskan untuk Bermain gim online (WORLD OF BUZZ)

“Dia membawa telepon saya untuk bermain ‘King of Glory’ dan menghabiskan 3.000 yuan dalam permainan. Itu setara dengan gaji sebulan penuh saya karena kami tidak memiliki penghasilan besar. Itulah mengapa saya harus menghukumnya dan mengajarkan kepadanya sebuah pelajaran,” jelas ayahnya.

Awal cerita, sang Ayah datang mencari putranya yang tidak tampak di rumah. Ternyata dia mendapati anaknya sedang memainkan ponselnya dan sedang bermain gim online “King of Glory”. Sang ayah pun terkejut saat mengetahui kalau putranya telah menghabiskan sekitar 3000 yuan, atau setara dengan Rp 5,8 juta untuk membeli berbagai kebutuhan dalam permainan tersebut.

Kejadian tersebut beredar di media sosial Tiongkok dan kebanyakan warganet setuju dengan tindakan ayahnya. Salah satu dari mereka berkata, “Jika saya melakukan itu, ayah saya pasti akan mematahkan tangan saya!”

“Ini adalah cara yang sangat baik untuk mengajarkan anak itu pelajaran bahwa tidak mudah untuk mendapatkan uang,” kata warganet yang lainnya.

Berempat.com