Ilustrasi Teman Beracun. (Shutterstock)
Berempat.com

Berkabar.ID“Sampai Anda menjauhi semua orang beracun dalam hidup Anda, Anda tidak akan pernah bisa tumbuh sesuai dengan potensi Anda. Biarkan mereka pergi sehingga Anda bisa tumbuh.” -DLQ-

Sebagai makhluk sosial kita memang memerlukan kehadiran sosok teman. Bahkan, memiliki teman dekat bisa menjadi salah satu anugerah dalam hidup, sebab tak semua orang bisa memiliki teman dekat. Tapi bukan berarti lantas kita menjadi asal dalam memilih teman. Sebab di antara teman yang benar-benar teman, juga ada teman ‘beracun’ yang justru dapat mengganggu diri Anda.

Seorang konselor psikologi dan salah satu penulis buku Toxic Friendship: Knowing the Rules and Dealing with the Friends Who Break Them (2015), Suzanne Degges-White, Ph.D. pernah menulis di Psychology Today bahwa Anda harus mendengarkan intuisi agar bisa mendapatkan radar teman mana yang mesti Anda jauhi karena merupakan teman ‘beracun’. Suzanne mencontohkan dua perasaan yang barangkali dirasakan oleh Anda kepada teman ‘beracun’ tersebut.

Pertama, Anda sadar bahwa bergaul dengannya justru membuat Anda merasa lebih buruk, bahkan cenderung tak merasa lebih baik setelah Anda menghabiskan waktu dengannya. Dan kedua, Anda menyadari bahwa Anda sudah mulai mencoba menemukan alasan untuk menghindari bertemu dan menghabiskan waktu bersama dengannya.

Bila Anda sudah merasakan dua hal tersebut, itu tandanya Anda sudah tak nyaman untuk melanjutkan pertemanan dengannya. Sebab bisa jadi ketidaknyamanan Anda terjadi lantaran kemunculan teman yang ‘beracun’.

Selain perasaan semacam itu, Suzanne juga menulis bahwa ciri teman ‘beracun’ yang semestinya Anda hindari.

  1. Hanya Ingin Bertemu di Saat Butuh
Hanya ingin bertemu saat ada perlu. (freepick)

Suzanne juga menulis bahwa teman ‘beracun’ adalah dia yang hanya ingin menghabiskan waktu bersama Anda ketika membutuhkan sesuatu dari Anda.

  1. Mencoba Mengisolasi Anda dari Orang Lain
Mengisolasi Anda dari Orang Lain. (Freepik)

Teman ‘beracun’ adalah dia yang ingin selalu diutamakan oleh Anda, sehingga ia berusaha menjauhi Anda dari orang lain, entah menjauhi Anda dari calon teman dekat lainnya atau malah dari calon pasangan Anda.

Bahkan, karena dia ingin menjadi ‘pusat perhatian’ maka dia tak segan membeberkan segala kejelekan dan kekurangan seseorang yang sedang dekat dengan Anda. Semata-mata tujuannya agar Anda menjauhi orang tersebut dan tetap bersama dengannya.

  1. Teman yang Mengatur Segalanya
Teman yang berusaha mengendalikan Anda. (Freepik)

Teman ‘beracun’ selalu ingin berperan sebagai ‘ketua geng’. Dia akan selalu mengatur segalanya tanpa menghiraukan Anda maupun teman yang lain, seperti mengatur waktu berkumpul, rencana liburan, dan sebagainya.

  1. Teman yang Selalu Mengeluh
Teman yang ingin Anda selalu meluangkan waktu untuknya. (Freepik)

Ketika Anda sudah sulit bertemu dengan satu sama lain dan di waktu bersamaan Anda sering mendapati salah satu teman dekat Anda kerap mengeluh bahwa Anda dan yang lain tidak pernah ada waktu untuknya, tidak pernah mengerti tentangnya, dan tidak peduli dengannya, maka dia sudah masuk kategori teman ‘beracun’.

  1. Memonopoli Percakapan
Teman yang memonopoli percakapan. (Freepik)

Ketika seorang teman hanya ingin mendiskusikan segala sesuatu tentang kehidupan atau pengalamannya, tapi enggan memberi Anda waktu untuk berbagi pemikiran dan kisah kehidupan tentang Anda, maka dia sudah termasuk dalam ciri-ciri teman ‘beracun’.

  1. Menganggap Anda sebagai Pesaing
Menjadikan segalanya sebagai kompetisi. (Freepik)

Persaingan dalam hal prestasi memang diperlukan, dan itu tidak salah dimasukkan sebagai kompetisi dalam pertemanan Anda. Tapi, bila ada teman Anda yang menjadikan segala sesuatunya sebagai kompetisi, maka itu patut dipertanyakan. Misal, teman tersebut menjadikan Anda pesaing dalam hal stylish setiap kali bertemu, barang bermerek yang dipakai, hingga status pasangan yang dimiliki. Bila kompetisi semacam itu dibentuk olehnya, maka tak salah bila Anda memasukkannya dalam daftar teman ‘beracun’.

  1. Teman yang Sering Terlambat Mengembalikan Uang
Teman yang sering telat mengembalikan utang. (debt.org)

Teman yang sering terlambat mengembalikan uang pinjaman, tapi tidak pernah malu meminta pinjaman kepada Anda bisa menjadi teman ‘beracun’. Apalagi bila teman Anda meminjam lagi di saat masih memiliki utang dengan Anda. Suzanne menyebut Anda perlu mengingatkan bahwa persahabatan dan perbankan adalah dua fungsi yang terpisah.

Suzanne juga menambahkan salah satu ciri teman ‘beracun’ yang bisa Anda deteksi sebelum berteman dekat dengannya, yakni belum lama saling kenal tapi sudah terlalu banyak menuntut waktu hingga memberikan informasi pribadi terlalu cepat.

Sebagian besar dari kita tahu pada tingkat tertentu perlu mengambil keputusan tegas apabila persahabatan telah berubah menjadi beracun. Tak perlu takut dan cemas bila Anda tak akan mendapatkan teman lagi apabila menjauhi teman ‘beracun’ itu. Karena tentu lebih baik memiliki teman biasa daripada memiliki teman dekat tapi ‘beracun’.

Berempat.com