Ilustrasi minum kopi. (hellosehat.com)
Berempat.com

Berkabar.ID – Minum kopi rasanya sudah menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia. Menjelang berangkat ke kantor, saat mengobrol denga teman di kafe, atau saat mengejar deadline, kopi akan selalu hadir. Namun, mengonsumsi kopi pun ada aturannya. Tak seperti air mineral, minum kopi tidak boleh setiap waktu, melainkan harus dibatasi. Apalagi bagi penderita diabetes.

Menurut sebuah penelitian dari Wake Forest University School of Medicine di North Carolina, kafein bisa menyebabkan aliran darah ke otak jadi berkurang. Dalam penelitian tersebut, mereka menemukan konsumsi kafein setiap hari, terutama bagi penderita diabetes dapat menurunkan aliran darah bagian serebral otak sebanyak 27 persen.

Namun, kendati demikian penderita diabetes masih diperbolehkan untuk mengonsumsi kopi. Hanya saja, ada beberapa aturan yang harus diikuti. Penasaran?

Berikut ini adalah beberapa aturan yang harus ditaati penderia diabetes bila tetap ingin mengonsumsi kopi:

  1. Batasi Konsumsi Kopi

Ini sudah menjadi keharusan. Mengurangi konsumsi kopi hingga satu cangkir sehari dapat membantu penderita diabetes untuk menjaga kondisi tubuhnya. Selain itu, atur juga waktu meminum kopi. Contoh, Anda bisa minum setengah cangkir kopi beberapa saat setelah bangun tidur dan minum setengah cangkir lagi saat siang hari.

  1. Pantau Kadar Gula Darah

Memang agak ribet, tapi mengecek dan memantau kadar gula darah sehabis mengonsumsi kopi harus dilakukan bagi penderita diabetes. Pasalnya, kopi bisa memengaruhi kadar glukosa dalam darah. Dengan rajin mengecek kadar gula darah, tentu Anda akan lebih tenang saat mengonsumsi kopi.

  1. Pakai Gula Rendah Kalori

Kecuali kamu biasa menikmati kopi hitam tanpa gula, maka kamu boleh mengacuhkan poin ini. Karena umumnya orang menikmati kopi dengan dicampur gula, maka bagi penderita diabetes bukan berarti tak boleh melakukannya, tapi bisa dengan memilih gula yang kadar kalorinya rendah. Produk gula seperti ini sudah ada juga kok di pasaran.

  1. Jangan Pakai Creamer

Bila Anda terbiasa mencampurkan creamer di kopi, maka segera batasi jumlah pemakaiannya. Karena setiap sendok creamer biasanya mengandung 20-30 kalori. Cara untuk mengakalinya, Anda bisa mengganti creamer dengan susu rendah lemak. Sudah sehat, nikmat lagi.

Jadi, itulah aturan yang perlu ditaati oleh para penderita diabetes bila ingin tetap mengonsumsi kopi. Ingatlah, utamakan selalu kesehatan Anda. Sekalipun ingin meminum kopi dalam jumlah banyak, lebih baik tahan diri karena kesehatan Anda jauh lebih penting.

Berempat.com