Gedung BPOM (seruji.co.id)
Berempat.com

Demi meningkatkan penindakakan kasus peredaran obat dan makanan illegal lintas negara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI restrukturisasi organisasi.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito mengatakan, dalam restrukturisasi ini pihaknya merekrut tiga direktur baru di bidang keamanan dan intelijen.

“Kami mengisi jabatan di Kedeputian Bidang Penindakan dari pimpinan tinggi di Badan Intelejen Negara (BIN), Kejaksaan Agung, dan Kepolisian yang kompeten dan berpengalaman. Tujuannya, untuk percepatan penanganan kasus kejahatan obat dan makanan,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (29/3).

Penny menjelaskan bahwa tiga direktur baru ini akan mengisi jabatan sebagai Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen dan Direktur Pengamanan. Mereka akan memperkuat performa kinerja Kedeputian Bidang Penindakan BPOM-RI yang melakukan prediksi dan pencegahan.

Termasuk menjalankan fungsi analisis terhadap data intelijen, kajian risiko kejahatan, analisa potensi kejahatan, dampak kejahatan, analisis situasi global, serta monitoring pelaksanaan penegakan hukum.

“Cakupannya tiga strategi simultan, yaitu prediksi dan pencegahan, deteksi, serta respon,” jelasnya. [ian]

Sumber: RMOL

Berempat.com