Foto AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN) Kompas.com
Petugas medis memegang botol aksin measles-rubella (MR)
Berempat.com

Pro Kontra Vaksin MR di masyarakat juga terjadi di Aceh. Maklum vaksin produksi Serum Institute India itu, proses pembuatannya menggunakan bahan dari babi. Meski dalam kondisi darurat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh memperbolehkan penggunaan vaksin Measles Rubella tersebut.

“Terkait vaksin rubela ini, kita sepakat vaksin itu haram karena mengandung babi, namun dalam kondisi terpaksa penggunaan vaksin ini diperbolehkan merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujar Prof Muslim Ibrahim, Ketua MPU seperti dilansir Serambinews,com.

Pemerintah Indonesia bersama negara muslim lainnya, didesak untuk memperhatikan kepentingan umat Islam dalam memenuhi kebutuhan obat dan vaksin yang suci dan halal.

Kepala Dinaas Kesehatan Aceh Hanif menambahkan, Dinas Kesehatan dengan seluruh perangkatnya akan menjalankan langkah-langkah sesuai arahan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Dinas Kesehatan juga akan mempersiapkan SOP yang baik terkait kampanye imunisasi MR. Poin penting yang juga disampaikan oleh Pak Plt adalah tidak memaksakan memberi vaksin MR kepada masyarakat yang tidak setuju anaknya diimunisasi. Untuk itu, saya mengimbau para petugas di lapangan untuk mengikuti SOP yang telah dikeluarkan oleh Kemenkes,” imbuh Hanif.

Berempat.com