Berempat.com

Lagi, Warganet dibuat heboh dengan beredarnya video bubuk kopi instan kemasan yang berubah jadi sumburan api saat terkena api. Dari beberapa video yang beredar semua kopi instan itu mudah terbakar.
Viralnya video itu membuat warganet panik, dan takut akan bahaya kopi bubuk kemasan tersebut.

Menurut penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon) serta mengandung lemak/minyak dengan kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori, seperti kerupuk, krekers, dan makanan ringan lainnya pasti akan terbakar/menyala jika disulut dengan api.

Meski demikian, produk pangan yang terbakar/menyala tersebut tidak dapat membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin di dalam produk pangan.

Bahwa Badan POM telah melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dengan nomor izin edar Badan POM (MD atau ML).

Menurut rilis BPOM terdapat banyak bahan pangan yang mudah terbakar, seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang.

Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, BPOM terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat. Perlu diketahui beberapa merek kopi instan tersebut telah mendapatkan surat persetujuan pendaftaran dari BPOM RI.

BPOM RI mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan.
Lalu memastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya, serta memastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0-8121-9999-533, email [email protected], twitter @HaloBPOM1500533, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar atau Balai POM di seluruh Indonesia.

Berempat.com