Berempat.com

Hemoglobin merupakan protein yang terdapat dalam sel-sel darah merah dan berfungsi membantu transportasi oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen ini digunakan sel-sel tubuh untuk meningkatkan energi. Tubuh yang kekurangan Hb bisa mengalami anemia yang membuat Anda merasa lemah, letih, dan lesu. Cepat lelah, sering pusing, dan merasa kewalahan padahal tidak sedang melakukan pekerjaan berat juga merupakan tanda kadar hemoglobin (Hb) dalam tubuh rendah.

Pada kondisi normal, kadar Hb sekitar 11,5-17,5 gm/dl. Bila kadar Hb lebih rendah dari 8 gm/dl, bisa dikategorikan anemia. Cara terbaik untuk meningkatkan hemoglobin (Hb) dalam tubuh, yakni dengan meningkatkan konsumsi zat besi. Mengubah pola makan juga bisa dilakukan untuk menaikkan Hb ke angka normal.

Perempuan memerlukan konsumsi zat besi lebih banyak dari pria. Alasannya, setiap bulan perempuan sehat mengalami menstruasi, yang bisa memberikan risiko turunnya kadar Hb. Ibu hamil perlu sekitar 30 mg zat besi per hari, supaya tubuhnya bisa menyediakan cukup zat besi untuk diri sendiri dan perkembangan janin.

Zat besi mudah didapat dari suplementasi. Namun, alangkah baiknya jika tubuh memperoleh pasokan zat besi dari makanan segar alami, setiap hari. Sebetulnya tidak sulit mendapatkan zat besi alami, bila setiap hari kita mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Sumber zat besi yang bisa dengan mudah kita dapatkan setiap hari, di antaranya:

* Zat besi (hem)

Jenis zat besi (hem) dari sumber hewani ini lebih mudah diserap tubuh dari pada besi (nonhem) dari sumber nabati. Hati sapi dan hati ayam, tiram, kerang, dan udang kaya akan zat besi hem. Pilih daging merah tanpa lemak, untuk mendapatkan zat besi secara sehat.

* Zat besi (nonhem)

Kacang polong, lentil, tahu, bit, kentang dengan kulitnya, biji labu, bayam, merupakan sumber zat besi yang baik. Selain itu, ada juga pisang, anggur, tomat, yang bisa memberikan zat besi bagi tubuh kita.

* Vitamin B12

Vitamin B12 diperlukan untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Hati dan telur mengandung vitamin B12 dan folat yang cukup baik. Daging unggas, kerang, ikan, susu kedelai, keong, juga merupakan sumber vitamin B12.

* Vitamin B6

Asupan vitamin B6 juga penting, dalam upaya menambah kadar Hb. Vitamin B6 bisa diperoleh dari muesli, biji-bijian utuh (gandum dan lainnya), sereal yang diperkaya, ikan tuna, kacang merah, alpukat, pisang, kacang-kacangan.

* Asam folat

Bayam, asparagus, kacang polong, jeruk, melon, nanas, pisang, stroberi, jagung, tomat, bit, brokoli, kol brussel, pok choy, bisa diandalkan sebagai sumber asam folat.

* Vitamin C

Untuk menyerap zat besi diperlukan kehadiran vitamin C. Saat mengonsumsi makanan sumber zat besi, sertakan makanan sumber vitamin C, seperti jambu biji, cabai merah, jeruk, mangga, pisang, anggur, stroberi, pepaya, kiwi, kol brussel, kubis, brokoli.

Jangan lupa untuk menghindari makanan tinggi kalsium seperti keju dan susu, serta kopi, teh, dan alkohol karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

Berempat.com