Meski telah sukses merajai box office dibanyak negara, film Dunkrik baru-baru ini menjadi kontroversi di China. Sebagian besar masyarakat China menolak film garapan Christoper Nolan yang baru tayang sejak 1 September 2017 lalu tersebut.

Dilansir dari NME, para pencinta film di China menentang film yang dibintangi Tom Hardy dan Harry Styles itu lantaran hubungan sejarah antara China dan Perang Dunia II yang digambarkan di dalamnya. Pencinta film China tak menerima sosok Jenderal Harold Alexander.

Walau dianggap sebagai pahlawan di Inggris, masyarakat China mengkritik Jenderal Alexander karena dinilai bertanggung jawab atas mundurnya pasukan China ke India dari Burma pada 1942. Telegraph melaporkan, kejadian itu mengakibatkan ribuan orang China tewas.

Walau diboikot sebagian pihak, masyarakat China yang pro dengan film ini justru memeberikan respon yang baik atas kehadiran Dunkirk. Film itu bahkan berhasil mengumpulkan pundi-pundi dalam jumlah besar di China. Diberitakan The Hollywood Reporter, di pekan pertama penayangannya di China, Dunkirk berhasil meraup US$30 juta atau sekitar Rp400 miliar.