Berempat.com

Sidang kedua masalah narkoba yang menjerat rapper kawakan, Iwa K, kemarin berjalan sebagaimana adanya. Para saksi yang mengetahui mengenai perkara narkoda yang melibatkannya dihadirkan di persidangan.

Kuasa hukun Iwa K, Chris Sam Siwu, menegaskan kalau dalam kasus ini kliennya hanya sebagai pemakai, bukan pengedar.

“Agenda hari ini masih lanjutan saksi, pemeriksaan saksi tadi sekaligus pemeriksaan terdakwa. Semua terdakwa ini saling bersaksi dan kita lihat tadi semua kesaksian dibenarkan dan tidak ada perdebatan atau penyangkalan, semuanya kooperatif,” ujar Chris saat ditemui kemarin di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Rabu (13/9).

Iwa K bahkan menangis ketidak ditanya menyesal atau tidak setelah terjerat kasus narkoba.

“Iwa sudah dalam proses akhir dari penyembuhan. Memang dia masih proses rehabilitasi tapi udah akhir dari rehabilitasi. Sehingga progressnya ada, dari awal dia detoks, rehab sampai sekarang di dalam sudah bisa jadi motivator buat orang lain,” jelasnya.

Seperti diketahui, Rapper berusia 47 tahun itu ditangkap oleh polisi pada tanggal 29 April 2017,di terminal 1A bandara Soekarno Hatta karena tertangkap membawa lintingan ganja yang dimasukkan dalam rokok seberat 1,5 gram. Iwa K dikenakan pasal 111 dan 127 UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Berempat.com