Black Panther. (theverge.com)

Berkabar.ID – Film besutan Marvel, Black Panther berhasil masuk jajaran box office dengan pendapatan yang cukup fantastis. Film yang sarat akan situasi geopolitik ini sukses meraup pendapatan US$ 700 juta atau Rp 9,58 triliun sejak dirilis dua minggu lalu, tepatnya pada 14 Februari 2018.

Namun, rupanya kesuksesan Black Panther tak membawa Disney jemawa. Justru Disney ingin berbagi kebahagiaan yang mereka rasakan dengan pihak lain.

Mengutip dari CNN Money, Senin (26/2), pemilik Marvel Studio menyumbangkan US$ 1 juta (Rp 13,68 miliar) kepada yayasan nonprofit yang bergerak di bidang edukasi anak, Boys and Girls Club Amerika. Sumbangan ini diberikan dalam rangka merayakan kesuksesan finansial film Black Panther.

CEO Disney, Bob Iger, mengungkapkan dana yang diberikan bertujuan untuk mendukung program STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika) bagi anak-anak di Negara Paman Sam tersebut.

“Sumbangan ini menunjukkan apresiasi kami dengan menolong program STEM bagi generasi muda untuk memberikan pengetahuan dan peralatan untuk membangun masa depan yang mereka inginkan,” kata Iger.

Rencananya, organisasi tersebut akan membangun sebuah pusat pembelajaran untuk mengajarkan anak-anak dan remaja yang berada di Atlanta, Baltimore, Chicago, New York, Philadelphia, dan Washington. Nantinya pusat pembelajaran yang dibangun ini akan memberikan anak-anak akses untuk teknologi, termasuk teknologi percetakan 3 dimensi, robotik, dan produksi film.

Fakta-Fakta Tentang Black Panther

1. Superhero Afrika-Amerika Pertama

Black Panther (refinery29.com)

Anthony Mackie/Falcon memang menjadi superhero pertama yang muncul di MCU, namun sesungguhnya Black Panther adalah superhero pertama yang muncul di dalam komiknya.

Karakter tersebut muncul di tahun 1966 dalam edisi Fantastic Four. Karakter tersebut telah ada sebelum partai politik militan dengan nama yang sama hadir dalam komik karya Stan Lee dan Jack Kirby tersebut. Agar tidak membingungkan, namanya pun diganti menjadi Black Leopard pada waktu itu.

2. Seorang Pangeran

Chadwick Boseman, Pemeran Black Panther (news.marvel.com)

Black Panther adalah sosok seorang pangeran yang mendapat gelar secara turun-temurun dari kerajaannya di negara Afrika fiksi bernama Wakanda.

Pada Captain America: Civil War, nama asli Black Panther adalah T’Challa, pangeran yang sedang memerintah Wakanda. Negara dari Afrika tersebut dikenal memiliki teknologi paling maju di sana, dengan pasokan sumber daya alam besar dari vibranium–jenis logam yang sulit dihancurkan seperti yang digunakan untuk membuat tameng Captain America.

T’Challa tidak seperti pangeran-pangeran lain yang hanya memerintah di sebuah kerajaan. Ia sering kali turun tangan dalam menumpas kejahatan.

3. Kemampuan Asli Black Panther

Marvel Studios’ BLACK PANTHER..Black Panther/T’Challa (Chadwick Boseman)

Dalam buku komik, kemampuan asli Black Panther adalah kecepatan, kekuatan, dan kelincahannya. Dengan pertimbangan beberapa faktor, Marvel menampilkan Black Panther dengan memiliki teknik bertarung yang ia pelajari dari latihannya di hutan.

Senjata andalannya pun terletak pada tangannya yang bisa memunculkan cakar tajam dari vibranium yang sudah tidak diragukan lagi kekuatannya.

4. Kostum Terbaik

Black Panther (invers.com)

Selain Iron Man yang dilengkapi dengan kostum berteknologi canggih, Black Panther juga memiliki kostum terbaik yang dilengkapi dengan teknologi paling maju dalam film tersebut.

Seperti dikatakan sebelumnya, Wakanda memiliki sumber daya alam vibranium yang melimpah. Dalam dunia Marvel, vibranium merupakan metal terkuat yang sering digunakan oleh superhero.

Hal itu pun dimanfaatkan dengan sempurna oleh Black Panther dalam membuat kostumnya. Ia membuat kostumnya tak terhancurkan dengan bermodalkan vibranium.