Nindy. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Berempat.com

Seperti yang diketahui, penyanyi cantik Nindy memang sudah memiliki dua orang anak yang semakin tumbuh besar. Menyambut bulan Ramadan dengan suka cita, Nindy pun lantas mengajari putra sulungnya untuk lakukan ibadah puasa. Masih dalam proses, tentunya ia tak begitu memaksakan anaknya puasa full satu hari.

“Masih belajar sih kadang cuma sampai jam 10 pagi terus sudah makan, masih proses sih karena dia juga kan masih TK baru mau SD nanti. Jadi pertanyaan-pertanyaannya itu ‘Ibu lagi puasa nggak boleh makan’, ‘oh kenapa enggak boleh makan’ karena saya jelasin ya lagi puasa dan bukanya di waktu Maghrib,” jelas Nindy saat ditemui di Fairmont Jakarta, Senayan, Jumat (18/5).

Nindy mengaku ajari anaknya untuk lakukan ibadah puasa. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Nindy mengaku ajari anaknya untuk lakukan ibadah puasa. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Lebih lanjut lagi, bintang kelahiran Padang, Sumatera Barat ini juga sempat mengungkapkan antusias anaknya melakukan ibadah puasa. Di sisi lain, Nindy dan sang suami memang juga sudah mengenalkan ilmu agama kepada sang buah hati sejak dini, salah satunya dengan mengaji.

“Iya misalnya minta cobain makanan gitu padahal lagi puasa. Kayak hari ini dia lagi ngaji di rumah memang kayak kita mulai sedikit-sedikit ngasih tau soal agama, kayak mulai puasa gimana, terus ada makan sahur. Tahun lalu sih suka ikut makan sahur tapi nggak makan cuma duduk ikutan terus tidur lagi, ya paling puasa sampai jam 10 saja,” ujarnya.

Senang melihat anaknya sudah mulai belajar puasa dan mempelajari ilmu agama, Nindy mengaku kalau ia tak melakukan metode memberikan ‘award’. Wanita berusia 29 tahun ini takut nantinya sang buah hati menjadi terbiasa dengan imbalan barang. Hanya saja, tentu Nindy masih berikan pujian kalau anaknya melakukan kebaikan.

“Nggak ada (reward) sih, aku nggak ngajarin itu karena nanti takutnya kebiasaan. Tapi cuma kalau hal-hal yang baik pasti aku puji. Jadi memuji lebih baik dibandingkan kasih reward dengan berupa barang. Cuma kalau beli mainan kan kadang sebulan pasti ada saja yang diminta sama anak, cuma jangan sampai itu diminta terus-terusan sama anak itu enggak baik. Jadi biasanya aku cuma kaya ‘oh mas Abi keren, pinter ya sekarang’,” pungkasnya.

Sumber: Kapanlagi.com

Berempat.com