Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama. (Viva.co.id)

Berkabar.ID – Studio milik Raja Dangdut Rhoma Irama yang berada di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, ditembak orang tak dikenal pada Sabtu (3/3) siang. Beruntung, tak ada korban dalam insiden penembakan tersebut. Hanya saja, salah satu bagian pada sisi studio milik Rhoma mengalami kerusakan.

Kabar ini dibenarkan oleh putri Rhoma, Debby Veramasari Irama. Ia mengatakan, pada saat penembakan terjadi Rhoma sedang tidak berada di tempat.

“Iya, memang benar (terjadi penembakan), tetapi alhamdulillah tidak ada korban luka atau korban jiwa. Hanya temboknya saja (rusak). Papa juga sedang tidak di sana saat kejadian,” ungkap Debby Rhoma seperti dilansir Berkabar.ID dari Liputan6, Sabtu (3/3).

Polisi Masih Mencari Informasi

Polisi berbincang dengan Rhoma Irama setelah peristiwa penembakan di studio milik si raja dangdut di Depok, MInggu (4/3). (Jawa Pos)

Hingga saat ini aparat kepolisian Polresta Depok, Jawa Barat, masih mencari informasi terkait pelaku dan motif penambakan studio milik Rhoma Irama. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditemukannya sebuah proyektil peluru di studio rekaman tersebut.

Dugaan penembakan pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan kantor Soenta Record yang mendengar adanya suara ledakan. Dan begitu keluar, sang karyawan menemukan sebuah proyektol peluru di dekat pintu masuk. Selain meminta keterangan sejumlah saksi, polisi juga memeriksa kamera pemantau yang berada di luar gerbang.

Pelaku Mengincar Rhoma Irama?

Ilustrasi (breakingnews.co.id)

Berbagai spekulasi bermunculan pascapenembakan Studio Soneta milik Rhoma Irama. Mungkinkah pelaku mengincar pelantun Begadang ini?

“Adik saya, Vicky lagi nyalon wakil bupati, saya juga aktif di Satgas Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak. Saya sedang menangani kasus KDRT yang suaminya aparat. Dan kalau papa sedang berjuang di Bawaslu untuk (Partai) Idaman,” kata Debby Rhoma.

Kejadian ini membuat keluarga Rhoma Irama menjadi kian waspada mengingat pada 2018 mulai memasuki tahun politik.

“Iya (waspada), karena ini bukannya gimana ya, tetapi ini sudah tahun politik,” ungkap Debby Rhoma.