Berempat.com

Seorang remaja priadi di Kabupaten bandung nekat menyudahi hiduonya dengan gantung diri menggunakan tali tambang di area rumahnya. Remaja yang masih duduk di bangku SMK ini dikabarkan kerap melamun beberapa bulan terakhir.

AKP Widdy Sindhunoto, Kapolsek Solokan Jeruk menuturkan korban SH (16) ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi menggantung di tiang plafon kandang ayam di kediaman orang tuanya, Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (2/10/2017), sekitar pukul 11.00 WIB.

“Ia ditemukan tewas dengan cara gantung diri oleh kedua orang tuanya,” kata Widdy via pesan singkat.

Pihak keluarga yang menemukan korban sudah tak bernyawa langsung meminta tolong kepada warga setempat, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Solokan Jeruk. Polisi sendiri sudah meminta keterangan orang tua SH.

Masih belum diketahui motif korban yang nekat mengakhiri hidupnya. “Menurut orang tuanya, kira-kira dua bulan terakhir ini dia (SH) sering termenung sendiri,” kata Widdy.

Saat melakukan pemeriksaan, polisi tidak menemmukan tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan dari tubuh pelajar kelas dua SMK tersebut. Keluarga juga menolak jasad SH di autopsi.

“Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta bersedia membuat pernyataan,” kata Widdy.

Berempat.com