Berempat.com

Polres Sigi, Sulawesi Tengah, terpaksa menangkap Musandri alias Musa, seorang guru SDN 5 Marawola. Guru Penjaskes ini ditangkap setelah terbukti menganiaya muridnya dengan mencubit Moh Rafli sebanyak 30 kali.

“Murid ini tidak kerjakan PR, sehingga gurunya emosi sehingga dia mencubit muridnya,” kata Kapolsek Marawola, Sigi, Iptu Marthen Tanda, Rabu (3/10/2017).

Penangkapan guru ini berawal saat Rafli pulang sekolah mengadu ke orang tuanya atas kejadian tersebut. Melihat luka lebam yang dialami anaknya, Rafli langsung di bawah ke Rumah Sakit untuk di visum lalu melaporkan ke pihak kepolisian.

“Kami sudah melakukan percobaan mediasi, namun orang tua korban tidak mau. Karena melihat derita yang dialami luka lebam di sekujur tubuh anaknya,” tuturnya.

Guru tersebut dikenakan Ketentuan Pidana dalam UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun.

Berempat.com