Berempat.com

Berkabar.id –Berhubungan intim secara rutin bagi suami istri tentu memiliki manfaat kesehatan. Hubungan intim bisa melepaskan hormon stres, dan membuat tubuh menjadi santai.

Selain itu, secara emosional hubungan suami istri ini akan mempererat hubungan dalam membina rumah tangga. Kita bisa sambil membicarakan hal-hal lain setelah melakukannya, bahkan akan lebih terbuka dengan beragam masalah yang dihadapi.

Tapi malang bagi pria yang satu ini, di mana ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah matanya mengalami kebutaan usai bercinta. Dan penyebabnya sangat mengejutkan, dan membuat Anda yang memiliki tenaga besar harus berpikir ulang.

Menurut sebuah makalah di British Medical Journal, seorag pria berusia 29 tahun dilarikan ke klinik mata. Usai adanya penyumbatan pada penglihatan mata kirinya, yang dia rasakan saat bangun pagi itu.

Dokter menduga, pria tersebut melakukan manuver Valsava, dengan kata lain menegang otot perut, menahan dan menahan nafas, di mana udara dipaksa melawan tenggorokan tertutup dan tekanan meningkat di dada.

Tekanan ini mengakibatkan munculnya pembuluh darah di mata pria malang itu, setelah sebuah episode ‘hubungan seksual yang kuat’, kata dokter setelah berbicara dengannya, kata studi tersebut.

“Diagnosisnya tidak jelas dan pasien diminta untuk kembali menindaklanjuti tiga hari kemudian. Pada kunjungan itu, dia melihat seorang dokter berbeda, yang menanyakan langsung pertanyaan tentang aktivitas seksual pasien tersebut,” tulis laporan tersebut dilansir Berkabar.id.

“Pasien kemudian melaporkan jika ia sudah berhubungan yang kuat pada malam hari, sebelum timbulnya gejala. Riwayat terarah ini menyebabkan diagnosis retinopati valsalva postcoital. Retinopati Valsalva dikelola secara konservatif dan merupakan kondisi self-resolving dengan prognosis yang sangat baik,” tambahnya.

Ahli hematologi juga telah menemukan manuver Valsava, yang juga bisa menghasilkan kehilangan ingatan.

Tekanan kuat di pembuluh darah otak mengakibatkan kekurangan aliran darah ke bagian tengah otak. Yang pada akhirnya menyebabkan amnesia, sebuah penelitian tahun 1998 menemukan.

Manuver Valsava diperkirakan menyebabkan amnesia global, pada satu orang dalam 10.000 orang. Dan dalam satu kasus yang dilaporkan, manuver tersebut menyebabkan pembuluh darah pecah di leher pasien.

Berempat.com