CEO Robs Jobs, Rob Davies dalam acara peluncuran Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3). (Berkabar.ID)
Berempat.com

Berkabar.ID – Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Besarnya jumlah penduduk tentu dibarengi dengan besarnya minat pencari kerja di negara ini. Hal inilah yang membawa Robs Jobs, portal pencari kerja untuk masuk dan menjadi solusi bagi para pencari kerja di Indonesia.

Tak hanya sebagai solusi bagi para pencari kerja maupun bagi perusahaan, CEO Robs Jobs, Rob Davies memastikan bahwa aplikasi dan portal pencari kerja ini juga memiliki fitur terkini.

“Aplikasi dan portal ini akan menguntungkan, baik bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawan mereka dan menyederhanakan proses mendapatkan lowongan pekerjaan, bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan dari segi pendidikan, keterampilan atau geografi,” terang Rob dalam acara peluncuran Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3).

Rob pun memastikan bahwa portal Robs Jobs dapat diakses secara gratis dan memberikan kemudahan bagi para pencari kerja untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Sambutan Positif Datang dari Pemerintah

Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli A. Hasoloan dalam acara peluncuran Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3). (Berkabar.ID)

Pemerintah menyambut baik peluncuran Robs Jobs untuk menjadi solusi bagi para pencari kerja di Indonesia. Pasalnya, kebutuhan akan akses yang mudah dalam mencari pekerjaan di Indonesia sangat tinggi.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli A. Hasoloan, secara nasional jumlah penduduk yang bekerja mencapai 121,02 juta orang dari total jumlah angkatan kerja yang berjumlah 128,06 juta orang. Angka tersebut didapatkannya dari hasil survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2017.

Sementara itu untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia sebesar 5,50%. Presentase tersebut diklaim turun 0,11% dibanding Agustus 2016 yang menyentuh 5,61%.

Namun, Maruli menegaskan bahwa terdapat kenaikan jumlah TPT pada tahun 2016 sebanyak 7,03 juta orang, menjadi 7,04 juta di bulan Agustus 2017.

Karena itu Maruli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan menyambut positif peluncuran portal dan aplikasi kerja seperti Robs Jobs. Pasalnya hal ini dapat memudahkan para pencari kerja maupun pemberi kerja dalam mencari yang dibutuhkan. Kehadiran portal semacam Robs Jobs pun diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran sekaligus memperluas kesempatan kerja di Indonesia.

“Kami apresiasi model portal dan aplikasi bagi pencari kerja dengan cara mudah, murah, dan cepat, memanfaatkan teknologi informasi,” ungkap Maruli yang turut hadir dalam acara peluncuran Jobs Robs.

Maruli Perkenalkan Portal Pencari Kerja Milik Pemerintah

Portal pencari kerja milik pemerintah, Info Kerja. (binapenta.naker.go.id)

Dalam kesempatan yang sama, Maruli pun menambahkan bahwa pemerintah sejatinya telah memiliki portal dan aplikasi sejenis. Sebab itu, kehadiran Robs Jobs pun dapat menambah peta persaingan dalam bursa lowongan kerja. Namun, Maruli menekankan bahwa persaingan yang dimaksud tak dalam konteks negatif, melainkan secara komplimen atau substitusi komplimen.

“Kami di Kemnaker juga punya portal jobs, yaitu Info Kerja. Keberadaan portal dan aplikasi lowongan kerja bisa membantu para pencari kerja yang sering mencari pekerjaan lewat aplikasi online,” ujar Maruli.

Tak lupa, Maruli mengingatkan adanya regulasi yang perlu dipatuhi, baik oleh pencari kerja, pemberi kerja, maupun pihak outsourcing.

“Pemerintah dalam hal ini sifatnya membantu dunia usaha. Kita dukung semua pihak sebagai investor atau perusahaan yang create kesempatan kerja perlu kita dukung. Semoga memberikan kontribusi kepada negara,” pungkasnya.

Berempat.com