Agus Harimurti Yudhoyono. (Kumparan/Puti Cinintya)

Berkabar.ID – Sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi tokoh sentral dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat (PD) dua hari berturut-turut. Diungkap Sekjen PD Hinca Panjaitan, usai rapimnas demokrat segera ‘menawarkan’ AHY ke parpol peserta pemilu lain sebagai kontestasi Pilpres 2019.

“Saya kira tak ada lagi yang ditutup-tutupi. Tadi itu terbuka, kami menawarkan menyiapkan Mas AHY sebagai pemimpin baru dan mudah-mudahan masyarakat menerimanya dan partai-partai politik mendengarkannya,” kata Hinca di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3).

Hinca menuturkan, beberapa parpol sudah mulai melirik AHY untuk Pilpres 2019. Bahkan, Hinca juga bicara soal peluang Joko Widodo melirik AHY sebagai pendampingnya.

“Saya kira juga Presiden Jokowi menonton, melihatnya dan menarik untuk mempertimbangkannya. Dia (Jokowi) datang lihat sendiri, puluhan ribu yang berikan repsek dan respons terhadap beliau (AHY),” ucap Hinca.

Menurut Hinca, AHY sudah layak disebut pemimpin baru masa depan bangsa. Melihat orasi yang disampaikan AHY sebagai penutup Rapimnas PD, AHY seperti sudah disiapkan sejak Pilkada DKI 2017.

“Semua bilang ‘the new leader was born’. Pemimpin baru sudah lahir dan kami persiapkan ini dan kami sampaikan ke masyarakat Indonesia, inilah pemimpin baru yang kami siapkan sebagai parpol yang melahirkan kader. ya. Tak main-main, ini kami lahirkan di Jakarta tahun 2017,” sebut Hinca.

Demokrat Targetkan 100 Juta Pemilih Muda Pada Pemilu 2019

Agus Harimurti Yudhoyono usai dilantik menjadi Ketua Komandan Tugas Bersama Partai Demokrat (puberonline.com)

Dalam pidatonya pada Rapimnas PD, Ketua Komandan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya akan menyeasar 52 persen pemilih atau 100 juta orang dalam Pemilu 2019. Jumlah tersebut merupakan kaum muda yang berusia antara 17-35 tahun.

“Tidak sedikit yang merupakan pemilih pemula. Kita, Partai Demokrat, harus memenangkan hati dan pikiran anak-anak muda ini,” kata Agus dalam pidato politiknya di Bogor, Minggu, (11/3.)

Menurut AHY, mereka merupakan generasi milenial dengan jumlak elektoral yang cukup besar. Karena merekalah yang menentukan masa depan bangsa dan negara.

Di hadapan 11 ribu peserta Rapimnas PD, AHY menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan dalam peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2017 lalu.  Saat itu, di depan ribuan anak muda Makassar, AHY menceritakan kekuatan pemikiran dan tindakan anak muda.

Ia juga mengaku mendapatkan keluhan dari anak-anak Indonesia mengenai kekhawatiran mereka kalah bersaing dengan pekerja asing yang masuk ke Indonesia. Maka dari itu, AHY menawarkan kesempatan kaum muda untuk sama-sama maju dalam dunia pendidikan dan pekerjaan.

“Bonus demografi yang akan kita alami dalam waktu dekat ini, benar-benar bisa kita maksimalkan untuk membuat lompatan menjadi negara maju,” ucap AHY.