Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani. (Kompas/Roderick Adrian Mozes)
Berempat.com

Berkabar.ID – Nama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani masuk dalam penjaringan sebagai cawapres Joko Widodo dari kalangan internal partainya, PDIP. Puan mengatakan, bahwa PDIP juga mendorong kadernya menjadi cawapres Jokowi.

“Internal juga pasti punya nama. Insyaallah partai seperti PDIP punya kader yang terbaik, juga Ibu Ketua Umum (Megawati) mendorong kader muncul di mana pun. Makanya muncul kader muda dari PDIP,” kata Puan kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/3).

Namun saat disinggung siapa kader parpol yang dijaring jadi cawapres Jokowi, putri Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri itu enggan membocorkannya. Puan menuturkan, nama-nama tersebut sudah diterima Megawati.

“Banyaklah namanya. Ibu Ketua Umum juga tahu siapa namanya,” ucap Puan.

Puan juga belum dapat memastikan kapan pembahasan mengenai cawapres Jokowi di lingkup internal koalisi. Ia menyebut, pertemuan antara Jokowi dengan Megawati masih diatur.

“Pasti semua punya kriteria masing-masing. Nanti Ibu Ketua Umum akan berbicara dengan Pak Presiden,” papar Puan.

Sebelumnya, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah mengungkapkan partainya masih menjaring nama-nama cawapres untuk Jokowi. Dari daftar nama-nama yang ada, Puan termasuk di antaranya.

Cawapres dari Kalangan Agamis Muslim Masuk Nominasi

Mahfud MD. (Tribunnews)

Bicara kriteria cawapres untuk Jokowi mengarungi Pilres 2019 terus bermunculan, salah satunya dari kalangan agamis muslim. Saat ditanya mengenai hal tersebut, politikus PDIP Puan Mahari tidak mempermasalahkan apabila sosok dari kriteria tersebut menjadi cawapres Jokowi.

“Itu juga menjadi salah satu pertimbangan. PDIP mempunyai pertimbangan lain. Boleh saja masukan, tapi kita juga punya kriteria yang menjadi pertimbangan PDIP,” ujar Puan.

Salah satu nama yang muncul ke permukaan yakni Ketum MUI KH Ma’ruf Amin. Selain itu ada juga eks Ketua MK yang juga merupakan tokoh KAHMI, Mahfud MD.

“Ya, bisa saja semua nama itu masuk ke dalam radar atau menjadi hal yang kita pertimbangkan karena semua nama itu kan ada plus-minusnya, dalam artian untuk memperkuat capres 2019. Jadi semuanya akan kita pertimbangkan,” jawab Puan soal peluang Mahfud menjadi cawapres Jokowi.

Berempat.com