Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer (Jawapos)
Berempat.com

Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih minim sentimen positif yang dapat menghambat potensi kenaikan lanjutan pada Rupiah. Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, sentimen dari dalam negeri terkait makroekonomi dan moneter serta mulai meningkatnya laju USD masih memberikan tekanan terhadap rupiah.

“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran batas bawah (support) 13.767 dan batas atas (resisten) 13.754,” ujarnya di Jakarta, Rabu (18/4).

Reza menjelaskan, laju rupiah mampu bertahan dari perkiraan pelemahan sebelumnya. Meski dari dalam negeri terdapat sejumlah berita kurang baik, seperti pertumbuhan kredit perbankan di kuartal pertama yang lebih rendah dari akhir tahun lalu hingga dikeluarkannya sejumlah proyek strategis Pemerintah dari daftar pembangunan infrastruktur namun, tidak membuat laju Rupiah melemah.

Selain itu, lanjutnya, berkurangnya permintaan atas GBP dan EUR memberikan kesempatan pada Rupiah untuk berbalik positif. Akan tetapi, kenaikan ini tertahan dengan pergerakan positif USD setelah merespon mulai meredanya ketegangan di Suriah hingga meredanya sentimen potensi perang dagang AS-Tiongkok.

Disamping itu, rilis kenaikan U.S housing starts di bulan Maret turut memberikan sentimen positif pada USD.

Sumber: Jawapos.com

Berempat.com