gula rafinasi (ist/poskotanews)
Berempat.com

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menghentikan pasar lelang Gula Kristal Rafinasi (GKR) pasca-rencana ICW melaporkan indikasi penyimpangan kegiatan dan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terbitnya Permendag 54 tahun 2018 mencabut Permendag 73 tahun 2017 tentang perdagangan GKR melalui Pasar Lelang Komoditas sekaligus menghentikan lelang GKR,” ujarnya didampingi Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Bachrul Chairi di Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

“Keputusan diambil setelah memperhatikan rekomendasi KPK dan masukan pemangku kepentingan terkait.”

Penyelenggaraan Pasar Lelang GKR dihentikan pada transaksi per 23 April 2018 dan wajib menyelesaikan seluruh penyerahan GKR per 30 April 2018. Per 29 Maret 2018, tercatat 2.012 peserta telah mendaftar pasar lelang GKR terdiri dari 11 peserta jual dan 2.001 peserta beli.

Sebanyak 475 peserta beli terdiri industri besar, kecil, dan menengah; serta 161 koperasi beranggota 1.227 UMKM dan 138 UKM&UMKM.

Namun selama tujuh bulan pelelangan sejak 1 September 2017, terlihat penurunan harga GKR dari Rp9.525 per September 2017 menjadi Rp8.783 pada Maret 2018 dengan harga rata-rata GKR/kg adalah Rp8.890 termasuk PPN.

Volume GKR yang telah dilelang sebanyak 8.141 ton dengan sebaran wilayah meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Lampung, dan Sumatra Utara.

KPK-ICW

Rekomendasi KPK menyebutkan tiga masalah dalam proses lelang gula kristal rafinasi (GKR). Yaitu adanya tambahan biaya saat transaksi antar-importir yang memberatkan konsumen; diskriminasi pembelian minimum pelaku UMKM; dan alasan pasar lelang mudah monitoring bisa digantikan data & informasi dari pabrikan hingga distributor.

Sebelumnya ICW melalui juru bicara Egi berencana melaporkan Kemendag ke KPK terkait penyelenggaraan lelang GKR melalui PT Pasar Komoditas Jakarta. “Pelaporan dilakukan atas dugaan penyelewengan kewenangan yang menguntungkan pihak lain, yakni PT Pasar Komoditas Jakarta,” ujarnya. (rinaldi/tri)

Sumber: Poskotanews.com

Berempat.com