Berempat.com

Berkabar.ID – Andai 8 tahun lalu Alexander Theo tak memilih membuka bisnis ayam goreng tepung (fried chicken) di kala masih aktif bekerja, barangkali saat ini ia tak tahu bagaimana rasanya memiliki kantor sendiri di kawasan Green Sedayu Bizpark, Cakung, Jakarta Timur.

Andai pada 2010 lalu Alex memilih berdamai pada halang-rintang yang merundung, barangkali merek Crispyku Fried Chicken tak akan pernah ada dalam daftar merek waralaba Indonesia. Dan andai dulu Alex lebih memilih menerima nasib menjadi seorang karyawan, barangkali saat ini tak pernah ada 700 gerai Crispyku Fried Chicken yang tersebar dari Aceh hingga Bali.

Bila menapak tilas lagi perjalanannya di masa lalu, Alex sendiri mengaku bahwa dirinya tak mengira bisa sampai ke tahap ini. Apalagi, ia mengaku adanya keajaiban sebab bisa menelurkan 700 gerai tanpa ada tim marketing sebelumnya.

“Tidak ada pake marketing saya. Tidak pake (tim) sales dan marketingMarketing-nya saya sendiri gitu lho. Tapi menghasilkan 700 outlet,” ujar Alex saat ditemui Berempat.com di kantornya beberapa waktu lalu.

Baca selengkapnya di sini: Jurus kembangkan 700 outlet tanpa marketing

Berempat.com