Berempat.com

Kejadian bermula pada Rabu (5/7) saat Suparno (tukang ojek online) mangkal di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tiba-tiba ada seorang pria mendekatinya untuk minta diantar ke daerah Cipinang Muara, Jakarta Timur untuk membeli obat.

“Saya berhenti deket kuburan. Sepi nggak ada orang, terus dia mau diantar ke Cipinang Muara dan mo ngasih uang Lima Puluh Ribu. Ngga pesen lewat aplikasi, manual,” cerita Suparno.

Suparno lalu mengantarnya dan ngobrol, tapi tiba-tiba laki-laki bertubuh kurus dan kecil itu minta berhenti untuk beli amplop, rokok dan air mineral.

Tidak begitu lama ada seorang berbadan besar memakai kaos melambaikan tangannya dari kejauhan. Setelah mendekat dia menyalami saya dan pelaku.

“Dia dipanggil Pak Haji, tapi tidak berjenggot, badannya tinggi besar dan pakaiannya biasa,” kata Suparno.

Menurut Suparno, pak haji ini adalah orang yang memberi obat untuk anak bosnya dengan perantara air yang sudah dibacakan doa-doa.

Karena belum mendapat air mineral, pelaku meminjam motor untuk mengambil air yang sudah ada di rumah pak haji itu. Tapi Suparno menolaknya.

Suparno lalu menawarkan diri untuk mengambil airnya dengan berjalan kaki ke arah yang ditunjuk pak haji tersebut. Namun setelah tiga meter, motornya dibawa kabur.

WhatsApp Image 2017-07-10 at 23.41.33

Teriakan Suparno tidak diindahkan oleh pelaku karena sudah terlalu jauh.

“Semua surat-surat saya hilang, STNK, uang dua juta untuk setoran sama bayar kredit motor itu saya taruh di jok,” kata Suparno memelas.

“Saya sedih banget, mana motornya masih kredit baru enam bulan,” tambah Suparno.

Seperti diunggah akun di media sosial bernama TheNewbikingregetan motor Suparno bernopol B 4686 TOB.

Saat ini suparno telah mengurus surat-surat kehilangan dan membuat laporan ke kantor Polisi.  (CPA)

Berempat.com