Sumber: istimewa

Berkabar.id – Sore ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di jalur positif. IHSG menutup perdagangan hari ini dengan positif di posisi 6.035. Indeks saham LQ45 naik 0,70 persen ke posisi 1.019. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau kecuali indeks saham DBX turun 0,43 persen.

Sementara di pasar valuta asing, pergerakan nilai tukar rupiah dibuka melemah 5 poin atau 0,04 persen di Rp. 13.525 per dolar AS dibandingkan dengan posisi perdagangan kemarin sore Rp 13.518.

Sebanyak 143 saham menghijau pagi ini sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan ada 201 saham melemah sehingga menahan penguata IHSG. Sedangkan 123 saham lainnya mengalami stagnan.

Mengawali perdagangan, Rabu (1/11), IHSG dibuka bertambah 18,584 poin (0,31%) ke level 6.024,368. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 4,325 poin (0,44%) ke level 996,544.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 16,869 poin (0,28%) ke level 6.022,653. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,260 poin (0,43%) ke level 996,479.

Siang ini (6/12) IHSG masih menguat meski pada rentang yang lebih tipis siang ini. IHSG naik 9,430 (0,16%) ke 6.015,214. Indeks LQ45 menguat 2,765 poin (0,28%) ke 994,984.

IHSG sempat berada di level tertinggi yakni 6.044,33 dan terendah 6.001,08. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 371.824 kali dengan volume perdagangan 12,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,2 triliun. Investor asing melakukan aksi beli Rp 69,52 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.536.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham aneka industri naik 1,57 persen, dan memimpin penguatan sektor saham. Disusul sektor saham keuangan menanjak 1,46 persen dan sektor saham industri dasar mendaki 1,27 persen. Sektor saham infrastruktur tergelincir 0,82 persen.

Saham infrastruktur masih melaju negatif di tengah penguatan 6 sektor saham lainnya. Perdagangan saham terpantau cukup ramai dengan frekuensi perdagangan 372.722 kali transaksi sebanyak 12,6 miliar lembar saham senilai Rp 7,7 triliun.

Malam kemarin, Selasa (5/12) pasar saham Wall Street ditutup melemah. Investor khawatir ada government shutdown apabila kongres AS belum menyetujui anggaran pemerintah sampai akhir pekan.

Bursa-bursa Asia sore ini kompak melemah di tengah minimnya sentimen positif. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:

• Indeks Nikkei 225 berkurang 445,342 poin (1,97%) ke level 22.177,039.
• Indeks Hang Seng melemah 618,000 poin (2,14%) ke level 28,224.801.
• Indeks Komposit Shanghai turun 9,720 poin (0,29%) ke level 3.293,960.
• Indeks Straits Times melemah 40,850 poin (1,19%) ke level 3.397,210.

Saham-saham yang tercatat di top gainers antara lain saham BDMN naik 8,25 persen ke posisi Rp 5.575 per saham, saham PPRO menguat 8 persen ke posisi Rp 189 per saham, dan saham LPPF mendaki 3,32 persen ke posisi Rp 10.100 per saham.

Sementara itu saham-saham yang tertekan diantaranya saham ADHI turun 5,19 persen ke posisi Rp 1.735 per saham, saham BUMI tergelincir 5,11 persen ke posisi Rp 260 per saham, dan saham INDY susut 4,44 persen ke posisi Rp 2.580 per saham.