Berempat.com

Mantan Menko Kwmaritiman dan Energi Rizal Ramli menyorot kemewahan pertemuan IMF di Bali ditengah suasana duka gempa Palu, Donggala dan Lombok.

Tim Ekonomi pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini mengkritik dana yang dipakai untuk pertemuan International Monetery Found (IMF) di Bali yang sangat berlebihan.

“Kami sedih sekali, dalam suasana keprihatinan, bencana di Donggala, Palu, Lombok, semangat jor-joran, kemewahan enggak berhenti,” kata Rizal di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (5/10).

Menurutnya, pertemuan IMF tidak perlu menghabiskan dana sekitar Rp800 miliar. Menurutnya, tugas negara penyelenggara hanya menyediakan tempat, makan, dan penjemputan sehingga tak perlu mencapai angka sebesar itu.

“Biasanya US$10 juta sudah mewah,” kata Rizal.

Dia menyebut kondisi negara saat ini sedang susah. Ditambah lagi dengan bencana yang melanda secara bertubi-tubi.

“Segera dihemat ya mas, dialirkan penghematan itu untuk saudara kita di Palu, Donggala, karena banyak yang belum dikerjakan,” katanya.

Diketahui, gempa dan Tsunami menghantam Palu dan Donggala di Sulteng. BNPB menyebutkan 1.424 orang tewas karena bencana tersebut.

Karena itu, Rizal menyatakan koalisi Prabowo tidak akan mengirimkan wakilnya dalam pertemuan IMF di Bali. ‘Kami prihatin dengan apa yang ada,” katanya.

Pertemuan IMF-World Bank digelar di Bali, 8-14 Oktober 2018. Indonesia adalah negara keempat di Asia yang menjadi tuan rumah.

Berempat.com