Berempat.com

Saat perhatian publik tertuju pada Reuni 212, Minggu 2 Desember lalu, Presiden Jokowi malah asyik melakukan seremonial pemasangan listrik di rumah miskin di kawasan Bantarjati Bogor. Disebutkan Jokowi akan mengalirkan listrik pada 200 ribu rumah di Jawa Barat.

Ditengah upaya media mengalihkan sorotan publik dari Aksi Damai Reuni 212 yang didatangi 11 juta umat pada acara yang dihadiri Jokowi yang disebut membantu masyarakat mendapatkan listrik, Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyindir para pendukung Jokowi lewat postingan di media sosial facebooknya.

“Ketika Pak @ Jokowi asyik masang listrik dengan tajuk sinergi BUMN, seolah BUMN lagi sehjahtera bagi-bagi listrk gratis. Realita sesungguhnya, Karyawan PLN akan mogok kerja karena PLN Sakit,” tulisnya.

Bukan hanya itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tercatat memiliki utang Rp 543 triliun hingga akhir triwulan III 2018, jumlah ini meningkat 16,5% dari posisi akhir triwulan III 2017. Utang tersebut terdiri atas pinjaman perbankan, penerbitan obligasi dan sukuk serta sekuritisasi aset.

Berempat.com