Berempat.com

Ekonom senior Rizal Ramli mengatakan pemerintahan Jokowi begitu gencar berutang. Jika di rata-rata dalam satu hari pemerintah bisa menambah utang baru yang nilainya mencapai Rp 1,24 triliun.

“Pemerintah tambah utang Rp 1,24 trilun setiap hari,” katanya dalam sebuah diskusi di Menteng, Japarta Pusat pekan lalu.

Rizal mengaku memiliki cara untuk bisa mengurangi beban utang pemerintah itu.Caranya, kata Rizal, ialah dengan menghentikan pinjaman berbunga tinggi.

“Harus ada cara-cara inovatif pemerintah dalam kebijakannya. Salah satunya, menghentikan pinjaman dengan bunga tinggi,” ungkap Rizal.

Rizal mengungkapkan, negosiasi dengan mengganti hutang mahal dengan hutang murah menjadi langkah inovatif lain. Rizal juga mengatakan pembangunan infrastruktur sebaiknya dikerjakan oleh swasta agar tak menambah utang.

“Biar swasta yang pinjam dan mengerjakan, jangan BUMN. Langkah lain, adalah meningkatkan tax ratio Indonesia di posisi 16% sampai 18%, zaman Gus Dur mampu 12,5%, hari ini 11,5%. Padahal target Pak Jokowi tax ratio 16%, tidak tercapai ternyata,” ujarnya.

Rizal menyampaikan, bahwa beban hutang Indonesia setiap hari bisa mencapai Rp 1,24 triliun. Padahal, kata dia, jika digunakan untuk mencetak produk pangan dengan membuka lahan baru, maka akan tercapai kedaulatan pangan di masa mendatang.

“Padahal kalau kita pake itu, bikin sawah ladang tebu, ladang jagung jutaan rakyat kita bekerja,” katanya.

“Padahal dengan Rp 1 triliun kita bisa bikin itu tadi sawah baru, lebih malah nggak sampai segitu. Bayangkan lapangan pekerjaan yang bisa dibuka dengan 1 juta sawah baru, setengah juta hektar tebu, 1 juta kebun jagung. Daripada uangnya untuk bayar utang,” sambungnya.

Berempat.com