Foto Istimewa
Berempat.com

Jika umumnya Brownies memiliki rasa manis, lain halnya dengan kreasi Ivana Indriany. Ditangan mantan pramugari ini, Brownies diubah menjadi kue yang manis berpadu apik dengan rasa gurih dari Savory Cake dalam Brownsafary yang menggoyang lidah. Alhasil paduan kue kreasi baru ini pun menjadi hits.

Berbincang dengan Berkabar.ID di tokonya di Jalan Jl. Pandega E Jembatan 3 Rawalumbu, Bekasi, Ivana menuturkan hadirnya Brownsafary tak lepas dari hobinya membuat makanan untuk keluarga, anak dan suami. Ide awalnya dari kesukaan Ivana dengan Brownies yang identik dengan rasa manis. Terbesit dalam hatinya untuk mengubah pakem Brownies tidak harus manis. Hingga hadirlah kreasi Brownies dengan rasa gurih dalam Brownsafary.

Perlu waktu 8 bulan bagi Ivana untuk menemukan resep Brownsafary yang diminati pasar. Ia harus melalui uji coba resep dengan hasil kue bantat, hingga gosong. Sebelum berhasil membuat kreasi Brownsafary, Ivana pernah mengalami kegagalannya mengembangkan kreasi Pisbrow (lapis brownies). “Dari situ saya terus berfikir dan berkreasi untuk membuat produk lain yang belum ada dipasaran dan akhirnya ketemu produk ini,” tambahnya.

Cirarasa Unik

Brownsafary ini terdiri dari dua lapisan kue dimana lapisan atas merupakan Savory Cake paduan dari Cheese, Smoke Beef, dan Oregano, sedangkan lapisan bawah merupakan Brownies cokelat yang berisi kacang dan keju. Kedua lapisan tersebut dipisahkan Cream yang membuat Brownsafary semakin kaya rasa dan memiliki sensasi berbeda.

Ada beberapa varian rasa mulai dari Smoke Beef, Red Velvet, Green Tea, Choco Cheese, Pandan, Sosis dan Paprika yang ditawarkan dengan harga Rp 50 ribu/box. ‘Best seller-nya Smoke Beef,” ujar wanita berhijab ini.

Tanpa menggunakan pengawet, Brownsafary hanya bisa bertahan 4 hari sejak keluar dari oven. Kini tak tak kurang dari 200-250 box diproduksi tiap bulannya. Bahkan, permintaan meningkat hingga 350 box menjelang hari raya.

Konsumennya pun bukan hanya berasal dari Jabodetabek saja. Ivana kerap mendapat pesanan Brownsafary dari berbagai daerah. Saat ini Ivana memiliki 20-30 reseller yang aktif membantu penjualan Brownsafary. “Ada yang dari Batam, Padang, Samarinda, bahkan sampai Mekkah dan Madinah, karena saya ex-crew (pramugari), jadi banyak sahabat crew yang membeli dan membawa Brownsafary ke luar negeri,” ujarnya.

Kini, setelah usaha berjalan sekitar 6 tahun, Brownsafary menjadi kue oleh-oleh Bekasi yang cukup diminati karena memiliki ciri khas unik. “Kebetulan saya bergabung dengan beberapa sahabat binaan kota Bekasi, sering ikut pameran, bazzar, media sosial dan website www.ivanacakes.com,” tuturnya.

Skenario Ilahi

Buah jerih payah Ivana menekuni usaha bakery pun membuahkan hasil. Tidak memiliki pengelaman di bidang kuliner, namun mencoba berbagai resep menjadikan bisnis kue rumahan ini akhirnya memiliki outlet kue yang cukup memadai. Menurutnya semua penjual kue tentu ingin memiliki outlet, semua mengalir sesuai skenario Ilahi. Selain itu ia pun tak melupakan peran suami yang banyak mendukung usahanya. ‘Beliau yang membantu, dan merealisasikan mimpi saya jadi nyata,” tukasnya.

Hampir semua pengusaha pernah memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan selama menjalankan usahanya. Begitu juga dengan pemilik Ivana Cakes ini. ‘Sebelum punya outlet, ada pelanggan yang tidak bersahabat dengan mudahnya membatalkan orderan, kue yang dibilang bantet, seret dan lainnya,” ucapnya.

Namun semua lika liku yang menyedihkan, perjalanan terjal dan banyak batu kerikil menjadikan Ivana sosok yang tegar menghadapi berbagai tantangan baru. Dikala lelah, down, Ivana selalu mengingat Allah dan tekun ibadah. Menurutnya semua yang terjadi adalah dengan kehendak Nya.

Dipenghujung perbincangannya, Ivana menyampaikan bahwa menjadi besar bukanlah suatu kebetulan. Segala pencapaian sebetulnya memiliki proses yang kerap tidak disadari, waktulah yang akan membuktikan bahwa setiap detik yang kita lewati. “Setiap tindakan yang kita lakukan, dan setiap keputusan yang kita ambil, memiliki kontribusi pada apa yang akan kita raih kelak, bahwa kesabaran, keseriusan dan tanggung jawab adalah modal yang sangat absolut agar dunia apapun yang kita pijak menjadi tidak sia-sia,” pungkasnya.

Berempat.com