Berempat.com

Insiden tak terduga dilaporkan dari Provinsi Shaanxi, China Utara. Seorang ibu hamil yang menunggu untuk melakukan proses persalinan, melakukan bunuh diri dengan melompat dari jendela rumah sakit di lantai lima setelah keluarganya dilaporkan menolak memberikan izin untuk membiarkannya melakukan operasi caesar.

Dikutip dari laman Asia One, Rabu (6/9/2017), insiden tragis tersebut terjadi pekan lalu di provinsi Shaanxi di China bagian utara. Wanita dengan nama marga “Ma” tersebut diidentifikasi berusia 26 tahun. Ia nekat bunuh diri setelah keluarganya tak memberi izin untuk melahirkan lewat operasi caesar.

Perepuan berusia 26 tahun itu melakukan aksinya pada 31 Agustus 2017 yang lalu. Ia tewas di tempat begitupula dengan anak yang terdapat di kandungannya. Usia kandungan Ma sudah 41 minggu, dan dikirim ke bangsal persalinan di sebuah rumah sakit di Provinsi Shaanxi.

Rumah sakit memberikan diagnosis awal jika lingkar kepala janin terlalu besar dan kelahiran normal terlalu beresiko. Dokter sudah menjelaskan kondisi tersebut, Yan, Suami Ma menyarankan untuk operasi caesar. Namun, keluarga besar tetap bersikukuh untuk melakukan persalinan secara normal.

Meski sudah disarankan oleh tim medis, pihak keluarga tetap bersikeras agar Ma tetap menjalankan persalinan secara normal. Di bawah hukum pemerintah China, seorang dokter harus mendapat persetujuan keluarga sebelum menjalani proses operasi.

Ma sendiri telah keluar dari bangsal bersalin sebanyak dua kali. Ia bersikeras untuk meninggalkan ruang rumah sakit agar dapat persetujuan dari keluarga. Meski akhirnya sia-sia. Ma merasa beban yang ia tanggung tak mampu ditahan lagi. Suatu malam, Ma nekat melompat dari lantai lima. Nyawa kedua nya pun tak dapat tertolong — baik ibu ataupun bayi yang ia kandung. (CPA)

 

Berempat.com