Pemberontak Houthi
Berempat.com

Otoritas Saudi berhasil mengagalkan sebuah rudal yang ditembakkan dari wilayah Yaman menujut Arab Saudi hari ini. Koalisi Saudi sebut rudal tersebut milik pemberontak Houthi di Yaman.

Kantor berita resi Saudi, Saudri PRess Agency (SPA) melaporkan, rudal tersebut ditargetkan ke Khamis Mushait, yang tak lain adalah pangkalan udara utama koalisi Saudi untuk operasinya di yaman. Diberitakan bahwa rudal itu berhasil digagalkan tanpa adanya korban maupun kerusakan.

“Angkatan Udara Kerajaan Saudi mendeteksi peluncuran sebuah rudal balistik dari dalam wilayah Yaman,” demikian dilaporkan SPA seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (24/9/2017).

“Pasukan koalisi kemudian menargetkan lokasi peluncuran,” imbuh SPA.

Semenjak serangan-serangan udara yang dilakukan koalisi Saudi terhadap pemberontak Houthi di Yaman, serangan rudal balistik dan peluncuran roket jarak pendek yang melintasi perbatasan selatan Saudi kerap dilakukan. Pekan lalu, diketahuui pemimpin kelompok Houthi mengancam akanmenembakkan rudal-rudal ke Uni Emirat Arab (UEA) dan akan menyerang kapal-kapal tanker Saudi di Laut Merah.

Saudi dan koalisi mulai melakukan serangan-serangan udara terhadap Houthi di Yaman sejak 2015 lalu guna mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi. Beradasrkan keterangan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perang yang terjadi di Yaman telah memakan korban jiwa lebih dari 8.500 orang dan melukai hampir 49 ribu orang lainnya.

Kini lebih dari 17 juta warga Yaman menghadapi krisis kekurangan pangan, ditambah lagi dengan adanya wabah kolera nasional yang menewaskan lebih dari 2.100 orang sejak April lalu.

Berempat.com