air force para rescue
Berempat.com

Regu patroli yang tergabung dari pasukan gabungan Amerika Serikat dan Niger diserang ketika berada dekat perbatasan dengan Mali di Afrika.

Komando Pasukan AS di Afrika mengatakan regu patroli itu ‘dihujani peluru’ oleh musuh, namun rinciannya masih di selidiki.

Melansir dari laman New York Times, yang mengutip dari seorang pejabat militer, melaporkan bahwa tiga serdadu Baret Hijau dari kesatuan elite Angkatan Darat jadi korban dan tewas dalam serbuan di lokasi 193 kilometer sebelah utara Niamey, ibu Kota Niger.

Masih dari laporan NYT, ketiga serdadu itu adalah warga AS pertama yang tewas dalam serangan sejak Komando pasukan AS diterjunkan ke Niger.

Melansir dari laman CNN, Tidak hanya serdadu AS, menurut pejabat Niger di WIlayah Tillaberi, ada sekitar lima serdadu Niger yang juga tewas dalam serangan itu. Ada juga dua serdadu AS yang mengalami cedera dan dikirim ke Jerman untuk menjalani perawatan.

Hingga saat ini, Militer AS dan Pemerintah Niger belum dapat mengungkap siapa pihak yang melakukan penyerangan itu.

Militer AS ditugaskan untuk memberi pelatihan kepada tentara Niger untuk memerangi kelompok milisi di wilayah tersebut, termasuk juga kelompok cabang Al Qaeda di Afrika Utara (AQIM).

Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly, telah melaporkan kejadian ini kepada Presiden AS Donald Trump.

Berempat.com