Berempat.com

Berkabar.ID –Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dirinya mantan pengusaha properti, maka Trump memiliki selera yang tinggi jika menyangkut dekorasi ruangan. Baru-baru ini terdapat laporan yang menunjukkan bahwa Trump telah menghabisi USD 1,75 atau Rp 23,8 miliar untuk merenovasi kantornya di Gedung Putih.

Sejak mengambil alih jabatan presiden, Trump menginginkan dekorasi Ruang Oval yang berbeda dengan mantan Presiden Barack Obama. Trump menginstruksikan agar dilakukan renovasi besar-besaran di Ruang Oval yang menyangkut perabotan baru, perbaikan, dan dekorasi lainnya.

Dikutip dari media Internasional, biaya pengeluaran yang sangat besar itu menyangkut penggantian perabot kantor serba kayu yang mencapai USD 240.000 atau Rp 3,2 miliar, serta karpet, furnitur kursi kerja, dan wallpaper yang jumlahnya mencapai ribuan dolar.

Dilansir dari laman Independent, Sabtu (28/10/2017), dirincikan pengeluaran tersebut dalam dokuman menunjukan bahwa biaya renovasi Trump menghabiskan jauh lebih besar dari Presiden sebelumnya yang hanya menghabiskan USD 1,5 juta saja.

Tidak dijelaskan apakah Trump juga mengikuti jejak Obama dengan membayar sebagian biaya renovasi dari kantong pribadi tanpa membebankan keseluruhan biaya kepada pemerintah.

Pengeluaran Trump selama menjalani masa pemerintahan seringkali diteliti dengan seksama oleh beberapa media berita. Beberapa media membeberkan bahwa Trump sering berkunjung ke tempat peristirahatan pribadinya, termasuk Florida dan Bedminster, New Jersey, dengan membebankan biaya perjalanan kepada pemerintahan.

Berempat.com