Asap & Api Keluar dari Helikopter Yang Jatuh di Grand Conyon, Amerika Serikat (DailyMail)
Asap & Api Keluar dari Helikopter Yang Jatuh di Grand Conyon, Amerika Serikat - (DailyMail)
Berempat.com

Berkabar.ID – Satu unit helikopter jatuh saat mengudara dalam kegiatan tur mengelilingi langit Grand Canyon, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (10/2). Akibat kecelakaan ini tiga turis asal Inggris dinyatakan tewas.

Berdasarkan laporan The Guardian, Senin (12/2), helikopter yang membawa enam penumpang asal Inggris itu jatuh sekitar pukul 17.20 waktu setempat, di tanah Hualapai Nation yang dekat dengan tepi barat Grand Canyon.

Sementara tiga turis dinyatakan tewas, pilot dan tiga turis sisanya dinyatakan selamat dari kecelakaan itu. Mereka yang masih hidup pun segera diterbangkan ke University Medical Center di Las Vegas.

Kesakian Seorang Saksi Mata

Tiga turis Inggris Tewas Akibat Helikopter Jatuh di Grand Conyon, Amerika Serikat (TheGuardian)
Tiga turis Inggris Tewas Akibat Helikopter Jatuh di Grand Conyon, Amerika Serikat (The Guardian)

Terdapat seorang saksi mata mengatakan bahwa dia melihat api dan asap hitam menyembur dari lokasi kecelakaan helikopter tersebut dan mendengar ledakan. Dan begitu ia memutuskan untuk menghampiri, ia melihat korban yang berdarah dan terbakar parah.

“Di dalam gulungan itu ada helikopter, api, asap,” kata saksi mata bernama Teddy Fujimoto, seorang fotografer Las Vegas yang sedang melakukan pemotretan di sekitar lokasi jatuhnya helikopter.

Fujimoto mengatakan bahwa dia melihat dua wanita terluka parah dan salah satu dari mereka meneriakkan nama seorang pria. Dia juga mengatakan salah satu dari mereka cukup banyak dibakar habis-habisan.

“Tangannya berdarah dan tubuhnya terus terbakar,” tuturnya. Wanita lain, sambung Fujimoto, tampak berlumuran darah dari kepala sampai lehernya.

Menanggapi insiden tersebut, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa pihaknya akan memberi bantuan kepada keluarga dari 6 layanan darurat di AS.

Helikopter Jatuh di Medan yang Sulit Dijangkau

Tim Sar Harus Diberangkatkan Menggunakan Helikopter Karena Jalur ke lokasi yang susah diakses (Daily Mail)
Tim Sar Harus Diberangkatkan Menggunakan Helikopter Karena Jalur ke lokasi yang susah diakses (Daily Mail)

Kepala Polisi Hualapai Nation, Francis Bradley, mengatakan medan di lokasi kecelakaan dekat Quartermaster Canyon sangatlah sulit. Petugas penyelamat harus diterbangkan ke daerah tersebut dan kemudian mendaki 20 menit untuk mencapai lokasi kecelakaan jatuhnya helikopter. Selain itu, para petugas pun perlu menggunakan kacamata khusus malam agar bisa mengetahui jalan mereka.

“Penyebab jatuhnya helikopter tersebut sampai sekarang masih dicari tahu. Pejabat dari Dewan Keselamatan Tansportasi Nasional dikirim ke lokasi kecelakaan untuk mulai menyelidiki apa yang menjadi penyebab helikopter Erocopter EC130 tersebut jatuh,” terang Bradley.

“Federal Aviation Administration juga akan menyelidiki kecelakaan tersebut,” tambah juru bicara Allen Kenitzer.

Perusahaan tur pun segera mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Minggu yang berisikan menjanjikan kerja sama penuh dalam penyidikan ‚Äč‚Äčkecelakaan tersebut.

“Dengan sangat sedih kami menyampaikan simpati tulus kami kepada keluarga yang terlibat dalam kecelakaan ini,” kata CEO Papillon Group, Brenda Halvorson. “Prioritas utama kami adalah perawatan dan kebutuhan penumpang dan staf kami,” tandasnya.

Berempat.com