Istimewa

Berkabar.id – Perkembangan dunia otomotif khususnya mobil di zaman sekarang semakin gila. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya persuhaan otomotif yang tak henti-henti  memproduksi mobil jenis baru.

Setiap tahun mobil semakin banyak, bahkan hampir setiap bulan selalu ada mobil keluaran terbaru. Di waktu bersamaan, seiring banyaknya mobil keluaran baru tentunya semakin banyak pula mobil bekas di pasaran.

Perlu diingat, tidak semua orang akan menjual mobilnya karena rusak ataupun lecet. Banyak orang yang cepat merasa bosan dengan mobilnya dan ingin menggantinya dengan mobil keluaran terbaru.

Selain itu sebagian orang yang menjual mobilnya bukan karena sudah lama, melainkan bisa juga karena kebutuhan finansial mendesak. Jadi jangan aneh jika mudah menemukan mobil bekas yang masih pad akondisi bagus di showroom mobil bekas.

Banyaknya mobil bekas di pasaran ini bisa dijadikan peluang bagi yang ingin memiliki kendaraan roda empat. Dengan modal finansial yang tidak terlalu besar tentu kita sudah bisa memiliki mobil. Meskipun bekas, tapi yang terpenting adalah terlindung dari hujan saat berkendara, nyaman dan aman digunakan.

Tapi perlu diingat juga bila kualitas barang bekas berbeda dengan kualitas barang baru, begitu pun halnya dengan mobil. Jadi sebelum membeli mobil bekas, pastikan memilih dengan tips berikut ini:

  1. Buka kap mesin dan periksa di sekeliling ruang mesin apakah terdapat cat yang terlihat relatif baru dibandingkan dengan yang lain. Di situ nanti akan terlihat apabila ruang mesin pernah dicat. Biasanya, ruang mesin yang pernah dicat merupakan indikasi bahwa mesin pernah diturunkan. Sebabnya bisa berbagai macam, seperti karena bekas tabrakan atau karena mobil tersebut pernah terkena banjir dan sebagainnya.
  2. Pastikan bahwa tidak ada satu pun mesin yang bocor. Mulai dari cek kondisi selangnya, baut, dan bagian lainnya. Perhatikan juga apakah ada oli yang rembes, tapi kalau pedagangnya nakal, biasanya untuk mengakalinya mereka melakukan cuci mesin supaya tidak terlalu terlihat kalau terjadi kerusakan.
  3. Kalau sudah cek seluruh kondisi mesin, sekarang coba lakukan starter mesinnya. Pastikan suara mesin mobilnya masih terdengar halus dan konstan saat mesin stasioner atau saat dihidupkan tanpa hentakan gas dan peranti audio dan AC dinonaktifkan. Mobil dalam kondisi yang sehat serta terawat saat distarter dari keadaan dingin langsung menyala dan tidak tersendat-sendat. Jika tersendat, kemungkinan aki mobil bermasalah atau mobil tersebut jarang diservis secara berkala oleh pemilik sebelumnnya sehingga ada kotoran yang menyumbat pada kinerja mesin.
  4. Cek Lampu Indikator & SpeedoMeter. Dilansir dari Otospector, saat menghidupkan mesin harus perhatikan setiap lampu indikator apakah ada yang menyala. Banyak lampu indikator kondisi mesin pada dashboard, seperti oli dan temperatur, pastikan tidak ada yang menyala. Coba gas secara perlahan, lalu lepas dan perhatikan turunnya jarum RPM. Pastikan jarum RPM stabil turun naik. Kalau tidak stabil, berarti mesin mobil tersebut sedang bermasalah dan segera katakan kepada penjualnya.

Lalu, apakah ada keuntungan jika membeli mobil bekas?

Sebenarnya membeli mobil bekas bukanlah hal buruk, justru memiliki banyak kelebihan atau keuntungan. Berikut ini adalah keuntungan membeli mobil bekas ketimbang mobil baru:

  • Mobil bekas memiliki harga yang lebih rendah dari mobil baru. Cocok untuk Anda yang tidak banyak memiliki dana besar, namun ingin sekali membeli mobil. Solusi tepat adalah mobil bekas.
  • Cepat tanpa inden. Anda bisa membeli mobil tanpa harus menunggu. Jika Anda pergi ke pameran mobil bekas, Anda bisa langsung membeli dan membawa pulang hari itu juga.
  • Tetap fungsional, fungsi mobil bekas dan baru sama saja bukan?
  • Penyusutan nilai, perlu dingat dasar lain orang membeli mobil bekas adalah karena harganya yang cenderung menurun. Apalagi jika model terbaru akan segera muncul. Maka tak jarang orang mempertahankan mobil yang lama, atau membeli mobil yang bekas untuk sementara waktu, sambil menunggu model terbaru dari model idamannya itu muncul.
  • Biaya bulanan, dengan adanya mobil baru pasti bertambah pula biaya yang harus dikeluarkan. Mobil terbaru tentu membutuhkan premi asuransi yang jauh lebih mahal. Selain itu, mobil keluaran terbaru juga wajib menggunakan bahan bakar non subsidi pemerintah, yang berarti biayanya lebih mahal lagi. Pajak kendaraan baru, terutama kendaraan mewah, jelas sangat mahal jika dibandingkan pajak kendaraan bekas.
  • Mudahnya kredit. Banyaknya program perbankan untuk kredit mobil bekas, Anda bisa lebih mudah untuk mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan nilai pinjaman dari bank. Selain itu juga, tingkat bunga yang lebih rendah memungkinkan Anda untuk membayar cicilan dengan sangat ringan. Pembiayaan kredit mobil dapat dilakukan dengan cicilan per bulan dan jangka waktu mulai dari satu tahun.

Editor: R. Shandy