Istimewa
Berempat.com

Berkabar.id – Sering kita melihat banyak sepeda motor yang menggunakan box berkeliaran di jalanan. Biasanya box motor tersebut dipasang di belakang atau di bagian samping. Atau malah terkadang dipasang lengkap keduanya.

Biasanya box motor dipasang untuk menambah space penyimpanan barang. Namun ternyata ada manfaat lain yang terselip dari penggunanan box motor tersebut. Ternyata selain menambah space penyimpanan barang, box motor juga bisa memberikan kenyamanan dan keaman.

Seperti yang dijelaskan Brand Manager PT Shad Indonesia Motoaccesory (SHAD), Josep Fernandez, penggunana box motor bisa menambah kenyaman dan kemanan untuk para bikers. Sebab barang bawaan yang banyak bisa disimpan di dalam box sehingga secara tidak langsung para bikers dapat berkendara dengan nyaman, dan aman tanpa harus khawatir barang bawaan terjatuh saat berkendara.

“Tujuan dari semua bikers kenapa harus pasang box motor tujuan sebenarnya adalah kenyamanan pada saat berkendara dan kenyamanan pada saat berkendara,” ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

“Barang-barang yang dibawa jika banyak bisa ditaruh dalam box, keselamatan jadi terjaga juga,” lanjutnya.

Motor kecil dilarang menggunakan box motor

Kendati memiliki manfaat, nyatanya justru tidak semua jenis motor boleh dipasangi box motor. Lebih lagi untuk jenis motor berukuran kecil seperti motor bebek dan motor matik justru disarankan tidak menggunakan box motor.

Seperti yang dikatakan Sales Departement PT Shad Indonesia Motoaccessory, Toni Wijaya, kita tidak bisa memaksa konsumen untuk menggunakan box motor atau tidak. Namun konsumen perlu diberikan saran terkait penggunaan box motor. Terlebih untuk penggunaan side box.

Istimewa

“Kalau side box sebenarnya kita tidak pernah menyarankan motor kecil pakai side box,” ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (9/12) lalu.

Tapi Tomi mengaku tidak bisa memaksakan keinginan dan selera konsumen, keputusan mutlak di tangan mereka. “Cuma balik lagi ke selera, balik lagi ke merekanya,” katanya.

Namun perlu diingat dibandingkan dengan penampilan, keamanan dan kenyamanan dari sepeda motor adalah prioritas. Percuma jika pemasangan box motor hanya merubah tampilan saja tapi tidak memberikan kenyaman dan keamanan saat digunakan berkendara.

Toni mengatakan, pilihlah box motor yang sesuai dengan ukuran motornya. “Jangan hanya karena selera. Kalau mau pakai yang besar motornya kecil contohnya pada saat ada angin besar kan bisa ganggu kestabilan,” katanya.

Untuk sepeda motor yang berukuran kecil seperti Yamaha Mio, Honda Beat, dan sejenisnya, Toni menyarankan untuk menggunakan box motor yang berukuran 23 liter.

“Saya kalau ditanya motor kecil mau pakai side box ada dua pilihan ukuran 23 sampai 36, kalau untuk motor kecil saya sarankan yang 23,” kata Tomi.

Jika box motor memberikan manfaat, kenapa hanya sebagian bikers yang menggunakannya ?

Di jalan raya terlihat hanya sebagian orang yang memasang box di motornya. Jika dibandingkan dengan total kendaraan di jalanan sepertinya hanya 1 persen motor yang menggunakan box.

Menurut Brand Manager PT Shad Indonesia Motoaccesory (SHAD), Josep Fernandez, faktor yang membuat box motor belum menjamur di jalanan adalah faktor ekonomi dan faktor hukum, yakni belum adanya peraturan khusus terkait penggunaan box motor yang digadang-gadang memberikan banyak manfaat.

“Mungkin otoritas negara beberapa ada yang menetapkan seperti di Singapura yang saya tahu, itu tidak boleh membawa barang apapun pada saat berkendara, harus ada bagasinya, mau itu taruh di bagasi atau di box motor. Jadi hal-hal seperti itu yang bikin penjualan box motor berkembang,” tutur Josep.

Menurut Josep, untuk di Indonesia sendiri wabah box motor hanya tinggal menunggu waktu saja. “Karena tergantung kayak peraturan di Singapura itu,” katanya.

“Kami memperkirakan lima tahun ke depan sekitar 2025, penjualan box motor di Indonesia meningkat 10 persen atau bisa lebih,” tutup Josep.

Editor: R. Shandy

Berempat.com