Istimewa

Berkabar.ID – Bagi Berkabar Readers yang berniat melakukan perjalanan jauh dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru, apakah sudah menyiapkan segalanya? Mulai dari tujuan wisata, tempat penginapan, termasuk segala sesuatu yang mau dibawa. Namun dari semua itu, ada juga yang tak kalah penting untuk disiapkan, yakni mental dalam menghadapi macet-macetan.

Macet saat liburan Natal dan Tahun Baru merupakan hal yang tak bisa dihindari. Sehingga rasanya pun sudah menjadi hal biasa bila kemacetan terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru. Tapi bagaimanapun menghadapi kemacetan itu tidak pernah mudah. Sesiap apa pun menghadapi kemacetan, nyatanya kita akan selalu mengeluh bila sudah terjebak macet. Bosan menjadi salah satu hal yang membuat kita tidak betah berada di kemacetan.

Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menghindari kebosanan saat terjebak macet di perjalanan jauh. Sebab sebenarnya Anda bisa mengantisipasi kebosanan yang kemungkinan terjadi di tengah kemacetan dengan mempersiapkan banyak hal. Beberapa di antaranya telah Berkabar.id rangkum di bawah ini.

  1. Install Gim

Sekarang sudah banyak gim di smartphone yang seru dan berkualitas. Salah satunya adalah gim Moba seperti Vainglory, Mobile Legend, AOV, dan masih banyak lagi. Gim-gim tersebut sedang naik daun dan sudah di-install hingga puluhan juta orang. Atau Anda bisa memilih gim lain yang sesuai minat.

Nah, sebelum berpergian, tak ada salahnya untuk meng-install gim di smartphone terlebih dahulu. Dijamin, bermain gim sangat ampuh untuk menghilangkan rasa bosan dikala macet.

  1. Membawa Kaset atau Flash Disk Berisi Daftar Lagu Favorit

Lagu bukan hanya cocok menjadi penawar pilu saja, tapi lagu juga ampuh menjadi penawar bosan. Apalagi bila lagu-lagu yang diputar adalah lagu-lagu favorite. Karena itu, sebelum berpergian, siapkanlah kaset atau daftar lagu yang sudah ada dalam flash disk untuk bekal di perjalanan.  Sudah pasti, mau semacet apa pun masih bisa tertolong dengan lagu-lagu tersebut.

Sambil mendengarkan lagu kesukaan pun tidak ada salahnya sambil ikut bernyanyi. Atau sambil karaokean di mobil dengan meng-install aplikasi seluler untuk karaoke yang tersedia di playstore atau apple store. Dengan begitu Anda pun bisa killing time sambil mengasah suara, ‘kan?

  1. Bawalah Snack dan Minuman

Kecametan tidak kenal tempat. Bayangkan jika Anda terkena macet di wilayah yang tak ada minimarket apalagi penjual makanan di sekitarnya. Sudah pasti bukan cuma bosan, tapi rasa kesal pun bersarang di dada saat macet.

Untuk menghidari hal tersebut, ada baiknya Anda sudah menyiapkan bekal dari rumah dengan memabwa snack dan minuman yang cukup. Ingat, mengemil juga ampuh mengusir rasa bosan, apalagi kalau mengemil makanan kesukaan.

  1. Nonton Film

Bila kemacetannya sudah sangat parah sampai membuat Anda terjebak berjam-jam di dalam mobil, menonton film bersama di mobil bisa menjadi pilihan alternatif melepas kebosanan.

Seandainya pun di dalam mobil belum dilengkapi fasilitas DVD player, Anda bisa menonton film lewat smartphone atau membawa laptop dari rumah. Tidak repot, ‘kan?

5. Bawa Kartu Gim

Selain lagu, ada hal lain yang bisa membuat Anda tidak bosan saat macet. Cobalah bawa sebuah kartu permainan sebelum pergi. Bermain kartu sangat cocok untuk killing time saat menghadapi kemacetan. Anda bisa membawa kartu UNO atau kartu lainnya sambil menunggu waktu mobil kalian berjalan. Toh, kartu bisa dimainkan beramai-ramai yang bisa bikin Anda dan keluarga jadi lupa dengan macet.

6. Bawa Bantal dan Guling Kecil

Ini cara terakhir yang ampuh untuk menghilangkan bosan di tengah kemacetan parah: Tidur! Tapi pastinya tidur dengan posisi duduk di mobil dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan leher dan pundak terasa sangat pegal. Tidur pun jadi kurang nyenyak. Karena itu sebaiknya sediakan bantal atau guling kecil untuk menopang leher Anda sehingga membuat tidur Anda akan lebih nyenyak selama di perjalanan.

Tidur sangat ampuh untuk menghilangkan rasa bosan di kala macet. Lagi pula, daripada menggerutu karena macet, lebih baik waktu lengang itu dimanfaatkan untuk istirahat.

Editor: R. Shandy