Deretan mobil Mistubishi Xpander yang telah selesai perakitannya di Pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Cikarang, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017). Kendaraan model MPV ini dirancang seiring meningkatnya permintaan konsumen Indonesia terhadap kendaraan berkualitas tinggi. Tribunnews/Jeprima
Berempat.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mitsubishi Xpander memang sedang melejit, terbukti dari jumlah pemesan sejauh ini.

Dengan jumlah pemesan yang meningkat akhir-akhir ini, ada wacana harga Xpander bakal dinaikkan.

Informasi ini didapat dari kalangan tenaga penjual dealer Mitsubishi yang ditemui kompas.com di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.

Menurut tenaga penjual yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan harga Xpander akan naik bulan April 2018.

Kenaikan tersebut ditaksir mencapai Rp 3 juta untuk masing-masing varian.

Menanggapi rumor itu, Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan, bahwa sampai sekarang ini belum ada rencana untuk menaikkan banderol Xpander lagi.

“Terakhir kita menaikkan harga itu di awal 2018, untuk bulan depan tidak ada kenaikan lagi,” ucap Imam saat dihubungi, Rabu sore (21/3/2018).

Kenaikan yang terjadi pada awal tahun ini dilakukan lantaran menyesuaikan dengan Bea Balik Nama (BBN) 2018.

“Namun saat itu konsumen yang SPK 2017 hanya dikenakan kenaikan Rp 2 juta saja, tetapi yang SPK 2018 kenaikannya sekitar Rp 5 juta dan semua itu sudah termasuk penyesuaian BBN 2018,” ujar Imam.

Mengacu pada situs resmi MMKSI, Xpander tipe termurah Rp 194.100.000 (GLX M/T) dan termahal Rp 250.400.000 (Ultimate A/T) on the road DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sumber

Berempat.com