SBY dan Prabowo di Monas. (Foto Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
Berempat.com

Usai pengmbilan nomor urut pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jumat (21/9), hari ini semua partai peserta Pemilu melakukan kampanye damai di Monas, Jakarta.

Para peserta pemilu hadir menggunakan pakaian daerah, namun sayang dalam kampenye damai tersebut dicederai dengan adanya atribut kampanye. Karena hal tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono memilih walk out (WO) dan meninggalkan arena kampenya damai tersebut. Dampak WO-nya SBY dari karnaval kampanye damai ialah Demokrat tak ikut meneken komitmen kampanye damai.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menuturkan alasan SBY tak mengikuti rombongan lagi karena dinilai banyak pelanggaran yang terjadi selama deklarasi damai itu.”Misalnya kan kita sepakat pakaian adat saja damai dan tidak membawa partai apalagi membawa atribut yang begitu banyak, sehingga terkesan tidak kampanye. Kemudian Pak SBY berpesan kepada saya, saudara Sekjen pimpin sampai selesai. Beliau walkout,” jelasnya.

Sikap WO SBY dinilai Jaringan Relawan Prabowo-Sandi (JARPAS ) karena adanya perilaku provokatif yang dilakukan oleh relawan Jokowi yakni Projo dan Gojo.

“Orang-orang yang terlihat memakai atribut “PROJO” dan “GOJO” tersebut, sambil mengibar-ngibarkan bendera bertuliskan “PROJO” dan “GOJO” disertai teriakan “Jokowi-Jokowi”, di sebelah kanan dan kiri mobil golf yang dikendarai oleh rombongan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edi Barkoro,” kata Koordinator Nasional JARPAS Yahdil Abdi Harahap dalam keterangan tertulisnya.

Dalam aturan kampanye damai tersebut sebagaimana diatur oleh KPU dan telah disosialisasikan ke semua perwakilan partai politik peserta pemilu bahwa peserta karnaval yang meliputi partai peserta pemilu menggunakan pakaian adat dan menggunakan atribut partai yang telah disediakan oleh KPU.

“Tetapi realita di lapangan banyak atribut-atribut yang diindikasikan sebagai partai pendukung Jokowi dan atribut-atribut yang diindikasikan sebagai relawan Jokowi berkibar bebas diseputar lokasi acara kampanye damai yang dilalui oleh rombongan peserta karnaval,” sambung dia.

Berempat.com