dok youtube
Berempat.com

Warganet yang sempat geram dengan laporan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet pada Capres Prabowo Subianto, Amin Rais, Wakil Ketua DPR Fadlizon terkait penganiayaan, terkaget saat Ratna mengaku bahwa ia berbohong

Hal tersebut disampaikan Ratna dalam jumpa wartawan Rabu (3/10) dimana ia mengaku tidak dianiaya, melainkan dioperasi yang menyebabkan wajahnya lebam seperti foto yang beredar luas di media sosial.

Akibat kebohongan Ratna, sejumlah nama dilaporkan polisi karena dianggap menyebarkan berita palsu atau hoax. Sebelumnya usai menerima pengakuan Ratna, Prabowo Subianto menggelar jumpa pers

Polisi sudah menerima 3 laporan. Apabila benar hoax, pelaku penyebar harus diusut. “Di mana laporan tersebut, mereka mencantumkan dan meminta polisi menyelidiki terkait berita bohong,” ucap Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Polda Metro Jaya.

Pada sore harinya, Farhat Abbas dan kawan-kawan yang tergabung dalam Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Biar Pak Jokowi Saja (BPJS), Saya Tetap Memilih Jokowi (STMJ), dan Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) melaporkan 17 nama terkait hoax Ratna ke Bareskrim Polri. Nama Prabowo Subianto-Sandiaga Uno turut dilaporkan.

“Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumapet dirinya seolah-olah dizalimi,” ujar Direktur Eksekutif Kopi Pojok, Abdul Fakhridz Al Donggowi, di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (3/10).

Mereka yang dilaporkan antara lain:

1. Prabowo Subianto
2. Sandiaga Uno
3. Ratna Sarumpaet
4. Fadli Zon
5. Rachel Maryam
6. Rizal Ramli
7. Nanik S Deyang
8. Ferdinand Hutahaean
9. Arief Poyuono
10. Natalius Pigai
11. Fahira Idris
12. Habiburokhman
13. Hanum Rais
14. Said Didu
15. Eggi Sudjana
16. Captain Firdaus
17. Dahnil Anzar Simanjuntak engutuk keras tindakan penganiayaan tersebut.

Berempat.com