Berempat.com

Malang bener nasib 6 guru honorer ini,sudah gajinya tidak seberapa, menyuarakan hati nurani di negara demokrasi malah dipecat. Selain dipecat mereka diperiksa Bawaslu

Keenam enam guru honorer di Kabupaten Tangerang, Banten, kedapatan berfoto dengan pose dua jari dan pamer stiker calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, keenam guru tersebut dipecat satu hari setelah foto tersebut viral di media sosial pada Senin (18/3/2019).

Keenam guru tersebut merupakan tenaga honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang. Sementara tempat pengambilan foto dilakukan di salah satu ruangan di sekolah. Dari analisis foto yang dilakukan dan berdasarkan laporan kronologi dari yang bersangkutan, foto tersebut diambil secara sengaja, karena diarahkan. Keenamnya juga disebut melanggar aturan lantaran menggunakan atribut seperti seragam dan juga terdapat logo Provinsi Banten di bagian lengannya.

Komarudin mengatakan, pemecatan enam guru tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku. Dimana salah satunya tidak boleh berkampanye di lembaga pendidikan termasuk sekolah.

“Ini kan kejadiannya di sekolah, dan kedua mereka walaupun non-ASN tapi digaji dari APBD, apalagi pakai seragam. Kalau tidak ada tindakan khawatir seolah ASN tidak netral,” ujarnya.

Namun hal ini kontras berbeda dengan Bupati Jember yang ke tempat bencana pakai kaos nomer 1, lalu Walikota Tangsel Airin di video viralnya tengah kampanye. Begitu juga dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bersama kepala daerah di Jateng yang terang-terangan mendeklarasikan dukungan pada Jokowi-Ma’ruf.

Berempat.com