Ilustrasi: kamera CCTV (Pixabay)
Berempat.com

JawaPos.com – Kamera pengintai Close Circuit Television (CCTV) selalu bisa diandalkan untuk membantu penyelidikan kepolisian atau keamanan. Namun, kamera ‘mata-mata’ ini rupanya rentan diretas hacker.

Hal tersebut diungkapkan para ahli Kaspersky Lab. Mereka telah menemukan beberapa kerentanan keamanan pada kamera pengawas dari produsen ternama yang sering digunakan untuk memonitor bayi, atau untuk pengawasan keamanan internal di rumah dan kantor.

Menurut penelitian, kerentanan yang tidak diketahui ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses jarak jauh terhadap rekaman video dan audio dari kamera pengawas, menonaktifkan perangkat dari jarak jauh, sewaktu-waktu meluncurkan kode berbahaya pada kamera pengawas, dan melakukan banyak hal lainnya.

Ilustrasi penggunaan kamera pengawas CCTV dalam kehidupan sehari-hari. (HueAndCry)

Meskipun telah dirancang dengan sangat canggih, ternyata kamera CCTV belum tentu didesain dengan memikirkan sisi keamanan penggunanya. Malahan kamera pengawas tersebut berpotensi berbalik memperhatikan penggunanya, dan bukannya mengawasi rumah atau aset berharga pengguna.

Head of Vulnerabilities Research Group di Kaspersky Lab ICS CERT, Vladimir Dashchenko mengatakan, permasalahan dengan keamanan dari perangkat IoT saat ini, baik pelanggan dan produsen, telah keliru berpikir bahwa jika pengguna menempatkan perangkat di dalam jaringan dan memisahkannya dari internet yang lebih luas dengan bantuan router, berarti telah mengatasi sebagian besar masalah keamanan.

“Padahal berdasarkan hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ini mungkin tidak benar-benar terjadi sama sekali. Mengingat bahwa kamera yang kami selidiki hanya bisa berkomunikasi dengan dunia luar melalui layanan cloud, yang juga benar-benar rentan,” jelasnya dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Senin (19/3).

Berdasarkan hasil analisis yang pernah dilakukan oleh banyak periset keamanan lain, juga menunjukkan bahwa kamera pengawas pada umumnya cenderung memiliki kerentanan keamanan pada tingkatan yang berbeda-beda. Namun, dalam penelitian terbaru, para ahli Kaspersky Lab menemukan sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya satu, namun seluruh lini kamera pengawas dari produsen tertentu ternyata rentan terhadap sejumlah serangan jarak jauh yang merusak.

Hal ini disebabkan oleh sistem cloud-backbone yang dirancang tanpa memikirkan hal keamanan. Sistem ini pada awalnya memang sengaja dibuat untuk memungkinkan pemilik kamera bisa mengakses video dari perangkat mereka dari jarak jauh. Sayangnya, kerentanan ini tentu saja dimanfaatkan Hacker dengan melakukan serangan yang berpotensi merugikan pengguna perangkat kamera pengawas.

Berikut ini lima serangan yang bisa dilakukan hacker terhadap kamera CCTV menurut Kaspersky Lab:

Mengakses rekaman video dan audio dari kamera manapun yang terhubung ke layanan cloud yang rentan.

Mendapatkan akses root ke kamera dari jarak jauh dan menggunakannya sebagai pintu masuk untuk serangan lebih lanjut terhadap perangkat lain di jaringan lokal dan eksternal.
Mengunggah dan meluncurkan kode berbahaya sewaktu-waktu terhadap kamera dari jarak jauh.

Mencuri informasi pribadi seperti akun dan informasi jejaring sosial pengguna yang digunakan untuk mengirim notifikasi kepada pengguna.
Melakukan “brick” terhadap kamera yang rentan dari jarak jauh

Sumber: Jawapos.com

Berempat.com