Berempat.com

Seorang developer program dan web bernama Rob Heaton menemukan celah keamanan di aplikasi WhatsApp web. Menariknya, Rob membuat aplikasi yang dapat memonitor pengguna aplikasi chatting itu melalui bug tersebut.

Mengutip dari laman The Next Web, dari aplikasi berbentuk esktensi Chrome tersebut, Rob memanfaatkan  last seen-nya, mulai dari semua orang (everyone), kontak (only your contacts), atau tak satu pun (no one) untuk mengawasi perilaku pengguna.

Dari gambar diatas, terlihat bahwa aplikasi yang Rob buat dapat menyusun hasil rekaman aktifitas dari pengguna WhatsApp Web. Dari sinilah, dapat diamati pola tidur pengguna dari hasil last seenpengguna.

Yang lebih parah lagi, Rob mengungkapkan bahwa eksploitasi ini mudah dikembangkan untuk skala lebih besar. Ini berarti, dengan berbekal analisa dari bug ini, pihak ketiga seperti para pengiklan atau perusahaan lain dapat menjual data tersebut.

Serta tak menutup kemungkinan juga, para pelaku kriminal dapat memanfaatkan celah ini untuk mencari kesempatan untuk melancarkan aksi kejahatan mereka. Tentu hal ini sangat tidak diharapkan oleh para pengguna WhatsApp, karena privasi mereka terancam.

Namun hingga kini, pihak WhatsApp masih belum memberikan komentar terkait celah keamanan yang ditemukan Rob tersebut. Yah, semoga saja bug ini dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat agar privasi para penggunanya dapat tetap aman.

Berempat.com