Google Maps Untuk Pengendara Motor (Foto: Istimewa)
Google Maps Untuk Pengendara Motor (Foto: Istimewa)

Berkabar.id – Penggunaan aplikasi maps rasanya sejauh ini masih lebih memudahkan pengendara mobil dibandingkan sepeda motor. Pasalnya, pada pemilihan jalur belum tercantum pilihan sepeda motor.

Namun beberapa waktu lalu, aplikasi Waze baru saja mengumumkan kehadiran fitur terbaru yang memudahkan pengendara sepeda motor dalam memilih rute berkendara. Melalui aplikasi itu, pengguna Waze akan mendapatkan informasi jalur alternatif untuk pengendara motor, yang mungkin tidak dapat dilalui pengemudi mobil.

Selain Waze, Google pun tak mau ketinggalan memberikan fitur yang memudahkan pengendara motor. Melalui aplikasinya, Google Maps, rute untuk sepeda motor telah tersedia.

Seperti dilansir dari GSM Arena, raksasa teknologi ini terus merilis berbagai fitur baru untuk terus memudahkan penggunanya. Dan tak mau ketinggalan dari pesaingnya, Google Maps pun menjajal fitur baru yang mempermudah para pengendara motor.

Google Maps memilik fitur baru yaitu “mode motorcycle”, yang bisa digunakan para pengendara motor untuk mengetahui dan memilih rute perjalanan ke lokasi tujuan mereka. Fitur baru ini berada di tempat yang sama dengan berbagai pilihan rute lainnya termasuk menggunakan mobil, kereta api, dan berjalan kaki.

Berkat kehadiran fitur ini, para pengendara motor menjadi lebih mudah menemukan rute terbaik atau lebih singkat untuk perjalanan mereka saat menggunakan Google Maps.

Selain itu, fitur tersebut juga akan memberitahu pengendara motor jika ada rintangan di jalan termasuk masalah di tempat parkir di dekat tempat tujuan.

Google Maps Untuk Pengendara Motor (Foto: Istimewa)
Google Maps Untuk Pengendara Motor (Foto: Istimewa)

Untuk menggunakan fitur baru ini, para pengguna harus mengunduh versi terbaru Google Maps yaitu 9.67.1. Namun, sayangnya, fitur terbaru ini baru akan diawali di India, sebelum kemudian diperluas ke negara lain.

Kenapa Google memulainya di India, bukan Indonesia?

Fitur ini sendiri menjadi hal yang paling dinanti-nanti. India adalah salah satu pasar roda dua terbesar di dunia, melewati Tiongkok dan Indonesia. Namun khusus di Indonesia, sekalipun pengguna motor merebak seiring beroperasinya ojek online, nyatanya beberapa regulasi pembatasan wilayah bermotor di beberapa kota besar menjadi hambatan. Belum lagi upaya pemerintah dalam memindahkan pengguna kendaraan pribadi menjadi pengguna kendaraan umum.

Kendati demikian, sudah pasti dengan para pengendara motor di Indonesia akan sangat dipermudah dengan adanya layanan ini.

Menurut petinggi Google divisi Google Maps, Martha Welsh, fitur ini penting dimulai dan diaplikasikan di India. Ia menilai akan lebih efektiv bila aplikasi tersebut bisa diuji di negeri Bollywood tersebut. Pasalnya, pengguna motor di sana memiliki rasio 7:1 dengan pengguna mobil.

“Sangat penting bagi kami untuk melakukannya dengan benar,” ujar Martha Welsh, Strategic Partner Development Manager Google Maps, dikutip berkabar.id dari Mashable.

Ia juga menjelaskan bagaimana India memiliki banyak gang yang tak diperbolehkan untuk mobil, namun justru boleh untuk motor. Sebaliknya, jika menggunakan motor seringkali pengguna dituntun melewati tol yang tak melarang motor masuk seperti di Indonesia. Google Maps khusus motor akan menghindari hal itu.

Para pengendara roda dua juga akan mendapatkan prediksi waktu yang lebih akurat untuk menyesuaikan kecepatan, karena prediksi waktu biasa menggunakan perkiraan perjalanan mobil yang risiko macetnya lebih tinggi.

Cukup disayangkan, mode untuk sepeda motor yang ditampilkan di Google Maps ini baru digunakan di India dan belum tersedia di berbagai wilayah. Semoga aja di Indonesia bisa segera dapat update terbaru dari Google Maps perihal mode navigasi untuk sepeda motor ini.

Sebenarnya, rute yang mendukung rute sepeda motor sudah tersedia di Google Maps selama ini, namun pengguna harus berusaha mengulik setting untuk mengaksesnya. Pengguna bisa mematikan rute jalan tol yang tersedia saat mencari jalan, dari menu settings. Tapi, tetap saja, tidak ada pilihan jalur alternatif melainkan harus melewati ruas jalan utama.

Lantas apa bedanya fitur baru yang dirilis Google Maps?

Ketika pengguna menggunakan rute khusus sepeda motor, Google Maps akan merekomendasikan jalan alternatif yang tidak bisa dilewati oleh mobil.

Welsh menambahkan, beberapa jalan tol di India tidak memperkenankan pengendara roda dua melewati jalur tersebut. Jadi ketika pengguna menggunakan mode navigasi kendaraan roda dua, jalan tersebut akan diabaikan.

Dengan penambahan fitur ini, kini pengguna sepeda motor dapat memprediksi waktu sampai dengan lebih akurat. Sebab motor memiliki bodi yang lebih ramping dibandingkan mobil, sehingga membuatnya dapat melewati kemacetan dibanding mobil.

Panduan perjalanan roda dua sebetulnya telah lama disebut sebagai fitur yang paling banyak diminta oleh pengguna GPS berbasis smartphone.

Waze lebih dulu merilis fitur navigasi roda dua yang sudah dapat digunakan di seluruh dunia. Fitur ini menggunakan kecerdasan buatan yang memungkinan Waze memilih jalan tercepat berdasarkan pengalaman yang diberikan oleh penggunanya.

Mengingat Waze telah dibeli oleh Google pada 2013 silam, bukan tidak mungkin Waze akan membantu navigasi pada Google Maps menjadi lebih baik dengan akurasi yang lebih tepat.

Editor: R. Shandy