Ilustrasi: facebook (The Telegraph)
Berempat.com

Agenda Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk bertemu Facebook urung dilaksanakan hari ini, Rabu (11/4). Awalnya pertemuan dalam rangka Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) ini akan membahas masalah kebocoran data pengguna Facebook yang turut menyeret nama Indonesia. Namun, Facebook meminta RDPU ditunda hingga pekan depan.

Penundaan RDPU ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais. Dia menyebut bahwa penundaan ini atas permintaan Facebook. “Facebook sendiri itu yang minta ditunda,” kata Hanafi melalui pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Rabu (11/4).

“Mereka minta ditunda karena menunggu hasil sidang CEO Facebook Mark Zuckerberg oleh Kongres di Amerika Serikat (AS),” tambah Hanafi.

Facebook Bocor, Hanafi Rais, Komisi I DPR
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais. (RianAlfianto/JawaPos.com)

Kendati Facebook batal memenuhi panggilan hari ini, Komisi I DPR tetap berencana memanggil Facebook untuk kali kedua pada pekan depan. “Iya, diganti Selasa depan,” jelas Politikus PAN itu.

Sementara itu, laman NewYorkPost memberitakan bahwa CEO Facebook Mark Zuckerberg juga baru saja disidang oleh parlemen AS. Pemanggilan Mark itu juga terkait skandal kebocoran data yang disalahgunakan oleh Cambride Analytica.

Zuck tampak menyesal atas peristiwa yang menimpa platform-nya itu. Dia berjanji akan bertanggung jawab atas kondisi yang merugikan pengguna Facebook di beberapa negara terdampak. Meskipun begitu, dia tetap berkomitmen bahwa data pelanggan yang ada pada Facebook aman dan tidak dijual.

Sumber: Jawapos.com

Berempat.com