Berempat.com

Cawapres nomor urut 1 Ma’Aruf Amin dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Pemerhati Indonesia (APDI). Hal ini terkait janji yang diumbar Ma’aruf akan meningkatkan taraf hidup petani di Banyuwangi, Jawa Timur.

“Pelaksana, Peserta, dan Tim Kampanye PEMILU dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye PEMILU”

Ma’ruf Amin menjanjikan akan membagikan tanah negara kepada petani. Janji Ma’ruf ini dinilai telah melanggar larangan kampanye dan tindak pidana Undang-Undang Tentang Pemilu Pasal 280 Ayat 1 Huruf J Junto Pasal 521.

“Berkenaan dengan hal tersebut, kami dari Advokat Pemerhati Demokrasi Indonesia (PADI) sebagai partisipasi masyarakat dalam upaya untuk mewujudkan PEMILU yang jujur, bersih, adil, dan bermartabat, dengan ini melaporkannya ke Bawaslu RI agar dengan pelanggaran kampanye, yang dilakukan cawapres nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin tersebut dapat diperiksa dan dikenakan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku,” demikian bunyi siaran pers PADI, Selasa (6/11/2018).

Berempat.com